Honeywell Aerospace resmi lepas dari Honeywell Technologies
The Air CurrentAIRSPACE REVIEW – Honeywell Aerospace Inc. (Honeywell Aerospace, Nasdaq: HONA), pemasok global utama tier-1 untuk sistem dan teknologi krusial di industri penerbangan dan pertahanan, pada 29 Juni 2026, resmi lepas sebagai perusahaan independen yang diperdagangkan secara publik.
Momentum ini menandai keberhasilan penyelesaian proses pemisahan diri (spin-off) dari perusahaan induknya, Honeywell International Inc. (Honeywell Technologies, Nasdaq: HON).
Pemisahan ini memosisikan Honeywell Aerospace sebagai pemimpin global independen di industri dirgantara dan pertahanan.
Posisi Strategis
Perusahaan kini berada dalam posisi strategis untuk menghasilkan pertumbuhan yang menguntungkan dalam jangka panjang dengan memperluas kepemimpinan pasar, berinvestasi pada inovasi, serta memperkuat kapabilitas operasionalnya.
Bersamaan dengan pengumuman ini, perusahaan juga merilis informasi keuangan kuartalan historis tambahan.
Honeywell Aerospace berdiri di atas fondasi warisan inovasi yang panjang, yang dimulai sejak penemuan autopilot pertama di dunia pada tahun 1914.
Perusahaan ini menerapkan pendekatan inovasi “develop once, deploy everywhere” (kembangkan sekali, terapkan di mana saja), di mana teknologi diferensiasi yang mereka miliki dapat disesuaikan di berbagai platform dan pasar akhir yang potensial.
Saat resmi mandiri, perusahaan ini telah didukung oleh lebih dari 36.000 karyawan yang berdedikasi dalam menyediakan solusi aman, efisien, dan andal kepada lebih dari 10.000 pelanggan di seluruh dunia.
“Hari ini menandai dimulainya era baru bagi Honeywell Aerospace,” ujar Jim Currier, Chief Executive Officer Honeywell Aerospace dalam pernyataannya.
Perusahaan Kedirgantaraan Independen
Ia menambahkan, sebagai perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan yang independen, pihaknya sepenuhnya berdedikasi pada misi kami untuk melindungi dan memajukan masa depan penerbangan demi menciptakan dunia yang lebih aman dan saling terhubung.
“Kami siap memberikan nilai yang signifikan bagi para pelanggan dan pemegang saham dengan memanfaatkan sistem operasi terbaik di kelasnya untuk memperluas posisi pasar kami, berinvestasi pada basis pasokan dan inovasi guna mendorong pertumbuhan yang menguntungkan, serta menerapkan alokasi modal yang disiplin dengan didukung oleh neraca keuangan yang kuat,” tegas Currier dalam rilis perusahaan yang diterima AR.
Proses pemisahan ini diselesaikan melalui distribusi seluruh saham biasa Honeywell Aerospace oleh Honeywell Technologies.
Setiap pemegang saham Honeywell Technologies yang tercatat pada penutupan bisnis tanggal 15 Juni 2026, menerima satu saham biasa Honeywell Aerospace untuk setiap dua saham biasa Honeywell Technologies yang mereka miliki.
Sementara itu, bagi pemegang saham yang berhak atas pecahan saham (fractional shares) Honeywell Aerospace akan menerima pembayaran dalam bentuk tunai sebagai gantinya. (RNS)
