Elbit Systems dan Diehl Defence berkolaborasi tawarkan drone kamikaze SkyStriker ke Bundeswehr

Drone kamikaze SkyStrikerElbit Systems
Drone kamikaze SkyStriker buatan Elbit Systems.

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Elbit Systems dari Israel dan Diehl Defence dari Jerman telah menandatangani kemitraan strategis di ILA Berlin 2026. Kedua perusahaan bersama-sama menawarkan drone kamikaze SkyStriker kepada Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr).

Kolaborasi ini menggabungkan teknologi Israel yang telah terbukti di medan perang dengan manufaktur industri Jerman yang terkenal mapan.

Jika Jerman memberikan kontrak berdasarkan kemitraan ini, maka produksi, perakitan, integrasi, dan kualifikasi akan dilakukan di fasilitas Diehl Defence di Jerman.

Jangkauan 200 Km dan Muatan Hulu Ledak 10 Kg

SkyStriker adalah amunisi jelajah (drone kamikaze) yang dirancang untuk mencari target secara otonom atau di bawah panduan operator.

Drone dapat berpatroli di udara selama lebih dari dua jam atau jangkauan sekitar 200 km dengan membawa muatan hulu ledak hingga 10 kg.

Sistem ini dapat diluncurkan dari kendaraan darat, kapal angkatan laut, kontainer, dan pesawat terbang.

Hal tersebut memberikan fleksibilitas kepada operator untuk mengintegrasikannya di berbagai jenis platform tanpa memerlukan kendaraan peluncur khusus.

Dapat Diluncurkan Menggunakan EuroPULS

Salah satu daya tarik SkyStriker adalah dapat diluncurkaun dari EuroPULS, sistem peluncur roket multilaras (MLRS) buatan Elbit Systems yang telah digunakan oleh Angkatan Darat Jerman.

Upaya pengadaan amunisi jelajah oleh Jerman ini telah berkembang selama beberapa tahun, terutama setelah terjadinya Perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada Februari 2022.

Bundeswehr sendiri telah mengevaluasi berbagai sistem dan kemitraan termasuk SkyStriker dari tim Elbit-Diehl, untuk bersaing dengan penawar lainnya dari produsen Eropa dan Amerika.

Namun hingga saat ini belum ada kontrak diberikan dan tidak ada kuantitas atau nilai spesifik yang diungkapkan dalam pameran kedirgantaraan ILA yang berlangsung pada 10-14 Juni 2026. (RBS).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *