Siprus akusisi 180 kendaraan lapis baja modern dari Prancis
Istimewa AIRSPACE REVIEW – Siprus dikabarkan sedang menegosiasikan akuisisi armada besar kendaraan lapis baja yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan Prancis KNDS dan Arquus, seperti diinformasikan La Tribune pada 28 Maret 2026.
Total 180 kendaraan akan dibeli, dengan rincian 80 unit model Griffon 6×6 dan 100 unit Serval 4×4. Pembiayaan diharapkan akan bergantung pada mekanisme SAFE (Security Action for Europe).
Paket tersebut memungkinkan juga integrasi rudal antitank Akeron MP yang diproduksi oleh MBDA Prancis pada kendaraan.
Akuisisi kendaraan tempur modern ini akan memperkuat interoperabilitas Angkatan Bersenjata Siprus dengan pasukan sekutu Eropa lainnya.
Secara paralel, Siprus sedang menegosiasikan perbaikan sekitar 80 kendaraan lapis baja Renault VAB 6×6 dari sekitar 150 unit yang dimiliki, beroperasi sejak tahun 1985.
Mengenai Griffon adalah kendaraan lapis baja berpenggerak 6×6 dengan berat tempur sekitar 25 ton, ditenagai oleh mesin diesel bedanya 400 hp. Kecepatan maksimumnya 90 km/jam dan jangkauan operasional sekitar 800 km.
Kendaraan ini membawa dua orang awak dan delapan prajurit infanteri, dengan konfigurasi internal yang dapat disesuaikan untuk peran pos komando, evakuasi medis, kendaraan teknik, dan dukungan tembakan.
Persenjataannya berupa turret yang dioperasikan dari jarak jauh, dilengkapi dengan senapan mesin 7,62 mm atau 12,7 mm atau peluncur granat 40 mm. Sementara varian khusus dapat mengintegrasikan rudal antitank Akeron MP.
Sedangkan Serval adalah kendaraan lapis baja 4×4 yang lebih ringan, dengan memprioritaskan mobilitas dan pengerahan cepat daripada perlindungan yang berat.
Bobotnya yang lebih rendah (antara 15-17 ton) memungkinkan pengerahan di lingkungan di mana kendaraan lebih berat menghadapi kendala mobilitas, termasuk medan perkotaan dan jaringan jalan yang sempit.
Kendaraan ini dirancang untuk peran seperti pengintaian, penghubung, keamanan internal, dan profil misi khusus pertahanan udara dan operasi antidrone.
Serval digerakkan oleh mesin diesel berdaya 375 hp, kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam dan jangkauan operasi 600 km. Kabinnya menampung 10 prajurit termasuk pengemudi dan komandan.
Baik Griffon dan Serval menawarkan tingkat perlindungan STANAG 4569 Level 4, yang memberikan ketahanan terhadap amunisi penembus lapis baja 12,7 mm atau 14,5 mm, pecahan munisi artileri, dan ledakan ranjau. (RBS)

