Polandia akan mengembangkan pesawat khusus pemburu drone berbasis M28 Skytruck

Sierra Nevada M28Istimewa

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Bersenjata Polandia dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengembangkan pesawat pemburu drone berbiaya murah menggunakan platform pesawat angkut buatan dalam negeri, seperti diinformasikan oleh Defence 24 (19/4).

Menanggapi permintaan tersebut, perusahaan kedirgantaraan PZL Mielec mengusulkan untuk mengkonversi pesawat angkut serbaguna serbaguna M28 Skytruck yang ada atau masih beroperasi dengan Angkatan Bersenjata.

Tujuannya adalah untuk mengurangi jangka waktu dan biaya pengembangannya, dibandingkan membangun pesawat baru seutuhnya.

Berdasarkan proposalnya, PZL Mielec akan melengkapi pesawat M28 dengan senapan mesin sedang/berat dan roket berpemandu serta sensor canggih untuk menciptakan pertahanan antidrone berlapis pada pesawat.

Konfigurasi persenjataan yang diusulkan mencakup senapan mesin M134 7,62 mm yang dipasang di pintu samping, masing-masing mampu menembakkan 3.000 hingga 6.000 peluru per menit, terutama digunakan untuk mengatasi drone kecil.

Lalu senapan mesin berat 12,7 mm yang dipasang di bagian belakang badan pesawat, untuk memperluas jangkauan dan daya tembak efektif, memungkinkan penargetan drone lebih besar atau lebih tangguh.

Kapasitas tembak M28 juga diperluas melalui integrasi turet 12,7 mm di bawah badan pesawat dan dikendalikan dari jarak jauh, mengurangi ketergantungan pada pembidikan manual dan memungkinkan penembakan tanpa bergantung pada orientasi pesawat.

Selanjutnya, sensor elektro-optik yang dipasang di bagian depan badan pesawat menyediakan deteksi target, pelacakan, dan dukungan pengendalian tembakan, memungkinkan operasi baik siang maupun malam.

Kombinasi tersebut memungkinkan penembakan terus menerus di seluruh bidang 360 derajat, termasuk target yang terletak di bawah atau di belakang pesawat.

Opsi persenjataan tambahan lainnya yakni mencakup roket berpemandu 70 mm seperti APKWS atau Telson, memberikan kemampuan serangan jarak jauh terhadap target yang lebih besar atau berkelompok.

Termasuk juga pemasangan pod senjata 20 mm memungkinkan menembak target di arah depan pesawat daly pengejaran atau intersepsi langsung.

Konsep M28 bersenjata Polandia ini secara langsung mencerminkan praktik pertempuran yang diamati di Ukraina, di mana pesawat angkut serupa yakni An-28 telah dimodifikasi untuk melakukan patroli udara dan berburu drone Rusia.

PZL M28 Skytruck yang menjadi platform pemburu drone ini adalah pesawat turboprop bermesin ganda dengan kemampuan lepas landas dan pendaratan pendek (STOL), memungkinkan operasi dari landasan pacu tak siap pada jarak 500 m.

Sekitar 25 pesawat ini masih beroperasi di Angkatan Bersenjata Polandia dalam berbagai peran, termasuk transportasi, patroli maritim, dan pengintaian.

Konsep pesawat M28 bersenjata sebenarnya pernah dikembangkan di Amerika Serikat oleh perusahaan Sierra Nevada Corporation yang disebut sebagai MC-145B Wily Coyote.

Pada tahun 2021, sebuah prototipe pesawat MC-145B diikutkan dalam kompetisi program “Armed Overwatch” milik Komando Operasi Khusus AS (SOCOM). (RBS)

You may also like...

1 Response

  1. Conima says:

    Kalau dipikir, platform CN235 bisa juga dikembangkan jadi pesawat anti drone, selain itu juga bisa digunakan untuk pesawat anti geriliya atau COIN juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *