Kapal selam “The Black Hole” Rusia melaksanakan uji penyelaman dalam di Laut Jepang
RIA Novosti AIRSPACE REVIEW – Kapal selam diesel-elektrik Volkhov (B-603), salah satu aset paling senyap milik Armada Pasifik Rusia, telah berhasil menyelesaikan uji penyelaman kedalaman maksimum di perairan Laut Jepang.
Kegiatan ini merupakan bagian krusial dari program pelatihan tempur terjadwal untuk memastikan kesiapan tempur di bawah tekanan ekstrem, tulis layanan pers Armada Pasifik Rusia.
Dikatakan bahwa kru kapal selam Volkhov mempraktikkan prosedur operasional pada kedalaman yang mendekati batas teknisnya.
“Selama penyelaman dalam, pengoperasian semua mekanisme dan sistem kapal selam diuji secara menyeluruh. Awak kapal mempraktikkan algoritma kontrol kapal pada kedalaman yang sangat dalam serta prosedur darurat di bawah tekanan tinggi,” tulis laporan tersebut.
Latihan ini didampingi oleh kapal penyelamat Igor Belousov, yang membawa kapal selam penyelamat dalam (DSRV) AS-40.
Kehadiran unit penyelamat ini adalah standar prosedur keselamatan internasional untuk mengantisipasi kegagalan sistem saat kapal berada di kedalaman kritis.
Kapal selam Volkhov merupakan bagian dari Project 636.3 (dikenal oleh NATO sebagai Improved Kilo-class).
Kapal ini dijuluki sebagai “The Black Hole” (Lubang Hitam) oleh angkatan laut Barat karena teknologi insulasi suaranya yang sangat maju, membuatnya hampir mustahil dideteksi oleh sonar musuh saat menyelam.
Kapal selam ini memiliki kedalaman operasional sekitar 240 m dengan batas maksimum mencapai 300 m.
“The Black Hole” dilengkapi dengan sistem rudal jelajah Kalibr-PL yang mampu menghantam target darat dan permukaan dari bawah air, serta torpedo 533 mm.
Kapal dilengkapi karet khusus pada lambung luar untuk menyerap gelombang sonar dan meminimalkan kebisingan mesin.
Keberhasilan uji coba ini menegaskan kehadiran militer Rusia di kawasan Pasifik Utara. Secara teknis, penyelaman kedalaman maksimum berfungsi untuk memverifikasi integritas struktural lambung kapal setelah masa operasional tertentu.
Secara taktis, kemampuan beroperasi di kedalaman ekstrem memungkinkan kapal selam memanfaatkan lapisan termoklin (perbedaan suhu air) untuk bersembunyi dari deteksi kapal permukaan lawan.
Setelah menyelesaikan bagian bawah air dari latihan tersebut, Volkhov dilaporkan telah muncul kembali ke permukaan dan melanjutkan tugas patroli rutin sesuai rencana pelatihan armada di wilayah tersebut. (RNS)

