Rheinmetall menguji sistem mortar bergerak Ragnarok 120 mm, ditawarkan untuk negara NATO

Ragnarok 120 mmRheinmetall

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Jerman, Rheinmetall, telah melaksanakan demonstrasi tembak langsung menggunakan sistem mortir generasi baru rancangannya Ragnarok 120 mm beserta Modul Misi Mortir.

Dalam acara bertajuk “Rheinmetall Nordic Mortar Day” ini menyatukan perwakilan militer dan industri dari lima negara NATO Eropa yakni Norwegia, Swedia, Finlandia, Belanda, dan Jerman.

Demonstrasi ini dilakukan untuk mencari sistem tembakan tidak langsung yang bergerak, dapat dikerahkan dengan cepat, dan mampu beroperasi di lingkungan keras sekaligus mengurangi tuntutan logistik.

Demonstrasi tembak langsung tersebut berlangsung di Rena, Norwegia, dalam suhu di bawah nol derajat dan kelembapan tinggi wilayah Arktik.

Sistem mortir Ragnarok 120 mm yang terintegrasi dengan Modul Misi Mortir ini dirancang untuk memberikan kecepatan, presisi, keandalan, dan efisiensi biaya di medan perang.

Sistem mortir dan Modul Misi Mortir dipasang pada platform truk kelas berat seri HX berpenggerak 8×8 yang diproduksi oleh RMMV.(Rheinmetall Man Military Vehicle).

Namun sistem mortir ini tidak otomatis dan memerlukan pengisian manual, dan penembakan dilakukan setelah atap modul dibuka. Ini berarti bahwa dibutuhkan lebih banyak personel per kendaraan.

Dalam uji coba, dilaporkan sistem tersebut menunjukkan akurasi target yang tinggi dan kemampuan respons cepat, memungkinkan platform untuk segera berpindah lokasi setelah menembak.

Hal ini mengurangi kerentanan terhadap tembakan balasan artileri dan meningkatkan kemampuan bertahan hidup di lingkungan dengan ancaman tinggi.

Jangkauan tembak maksimum mortir 120 mm ini mencapai 10 km, dapat diandalkan menyerang kumpulan prajurit dan kendaraan militer, serta perkubuan lawan.

Menurut perusahaan, Modul Misi Mortir dapat diintegrasikan ke berbagai platform dan dikonfigurasi dengan berbagai pilihan laras berdasarkan kebutuhan pelanggan dengan mudah. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *