Biaya program meningkat, Swiss mengurangi pesanan F-35A dari AS menjadi 30 pesawat

F-35Istimewa

AIRSPACE REVIEW – Dewan Federal Swiss pada 6 Maret 2026 mengatakan Swiss akan melanjutkan pengadaan jet tempur Lockheed Martin F-35A Lightning ll, tetapi tidak akan lagi mengejar rencana awal untuk pengadaan 36 pesawat karena kendala keuangan.

Sebaliknya, Pemerintah Swiss bermaksud untuk membeli jumlah pesawat maksimum yang mungkin dalam kerangka keuangan yang disetujui oleh Parlemen.

Meningkatnya biaya yang terkait dengan inflasi, harga bahan baku, dan faktor ekonomi lainnya telah membuat harga keseluruhan program melonjak, mendorong pemerintah untuk merevisi ukuran armada yang diharapkan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Bern, Dewan Federal menegaskan kembali keputusan sebelumnya pada 12 Desember 2025, yang mengarahkan Departemen Pertahanan, Perlindungan Sipil, dan Olahraga Federal (VBS) untuk mengakuisisi sebanyak mungkin pesawat F-35A dalam batas anggaran yang diizinkan.

Pemerintah Swiss disebutkan akan meminta tambahan kredit sebesar 394 juta franc Swiss dari Parlemen untuk mengimbangi kenaikan biaya program.

Menurut proyeksi terkini dari kementerian pertahanan, tingkat pendanaan yang direvisi kemungkinan akan memungkinkan Swiss untuk mengakuisisi sekitar 30 pesawat tempur F-35A.

Pemerintah juga sempat meneliti opsi yang memungkinkan pembelian armada 36 pesawat yang semula direncanakan. Guna mencapai tujuan tersebut, diperlukan kredit tambahan sekitar 1,1 miliar franc Swiss.

Namun Dewan Federal mengatakan pihaknya memutuskan untuk tidak menindaklanjuti permintaan tersebut karena alasan kebijakan keuangan.

Meskipun terjadi pengurangan jumlah pesawat, pemerintah mengakui bahwa mengoperasikan kurang dari 36 pesawat tempur membawa konsekuensi operasional.

Dengan armada yang lebih kecil dapat memengaruhi kemampuan Swiss untuk mempertahankan operasi pertahanan udara saat terjadinya konflik.

Pengadaan F-35A oleh Swiss untuk menggantikan armada jet tempur tua yang dioperasikan angkatan udaranya, yang terdiri dari 15 Northrop F-5E/F Tiger ll dan 25 McDonnell Douglas F/A-18C/D Hornet. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *