AS melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua Minuteman III

AS melakukan uji coba peluncuran rudal balistik Minuteman IIIAFGSC

AIRSPACE REVIEW – Komando Serangan Global Angkatan Udara AS (Air Force Global Strike Command/AFGSC) telah melakukan uji peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III, sebagai bagian dari uji penerbangan rutin yang diberi kode GT 255.

Rudal raksasa ini lepas landas pada pukul 23:01 waktu Pasifik dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg pada 3 Maret 2026.

Pejabat Angkatan Udara mengatakan peluncuran tersebut telah dijadwalkan bertahun-tahun sebelumnya dan tidak terkait dengan peristiwa global saat ini, termasuk perang antara AS/Israel dengan Iran.

Uji coba ini merupakan bagian dari program evaluasi jangka panjang yang dirancang untuk memverifikasi kinerja dan keandalan sistem Minuteman III, yang tetap menjadi komponen utama dari pencegahan nuklir berbasis darat AS.

Menurut AFGSC, lebih dari 300 peluncuran uji serupa telah dilakukan selama beberapa dekade sebagai bagian dari program tersebut.

Data yang dikumpulkan dari peluncuran ini digunakan untuk mengevaluasi kinerja rudal dan memandu upaya pengembangan dan pemeliharaan di masa depan.

Dalam uji coba tersebut, Minuteman III membawa muatan dua kendaraan masuk kembali (reentry vehicle/REV) tanpa hulu ledak, yang menempuh jarak ribuan mil sebelum mencapai area target yang telah ditentukan di dekat Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall.

Penerbangan jarak jauh ini memungkinkan para insinyur dan analis untuk mengukur kinerja panduan rudal, keandalan, dan fungsionalitas sistem secara keseluruhan.

Uji coba tersebut juga mengevaluasi kinerja sistem penyebaran REV. Satu rudal dapat membawa beberapa muatan sekaligus yang meningkatkan fleksibilitas operasional dan mempersulit pencegatan oleh sistem pertahanan musuh.

Data hasil peluncuran selanjutnya akan dibagikan kepada beberapa organisasi pemerintah AS yang terlibat dalam pengembangan dan pengawasan kekuatan nuklir.

Organisasi-organisasi ini termasuk Departemen Perang AS, Departemen Energi, dan Komando Strategis AS.

Persiapan peluncuran Minuteman III tersebut membutuhkan koordinasi di beberapa unit Angkatan Udara AS (USAF) yang bertanggung jawab untuk memelihara dan mengoperasikan armada rudal.

Para prajurit dari Wing Rudal ke-91 di Pangkalan Angkatan Udara Minot, Dakota Utara, memberikan dukungan pemeliharaan untuk rudal uji tersebut.

Sedangkan operator dari ketiga sayap rudal USAF berpartisipasi dalam proses peluncuran, yang meliputi persiapan rudal untuk penerbangan, verifikasi kesiapan sistem, dan memulai urutan peluncuran.

Rudal Minuteman III ini sendiri telah berfungsi sebagai komponen berbasis darat dari triad nuklir Amerika Serikat selama beberapa dekade.

Bersama dengan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) dan pesawat pembom strategis (ALBM), kekuatan ICBM menyediakan salah satu dari tiga sistem yang digunakan untuk mempertahankan postur pencegahan nuklir AS.

Meskipun Minuteman III masih beroperasi, USAF sedang dalam proses transisi ke penggantinya yang baru, yaitu rudal balistik antarbenua LGM-35A Sentinel. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *