Belgia tertarik untuk mengakuisisi 11 helikopter angkut berat CH-53K dari AS senilai 1,3 miliar euro
USMCAIRSPACE REVIEW – Belgia dikabarkan telah memulai negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai kemungkinan pembelian helikopter angkut berat CH-53K King Stallion dan helikopter multiperan MH-60R Seahawk.
Hal ini diberitakan oleh Janes mengutip perwakilan dari Lockheed Martin, Sikorsky, dan Komando Sistem Penerbangan Angkatan Laut AS (NAVAIR), dalam konferensi International Military Helicopter 2026.
Kehadiran CH-53K ini untuk memenuhi kebutuhan militer Belgia dalam pengerahan artileri berat dan peralatan secara cepat di seluruh Eropa.
Total 11 unit akan diakusisi dengan nilai 1,3 miliar euro yang diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2030.
Sedangkan helikopter MH-60R akan digunakan untuk operasi pencarian dan penyelamatan serta patroli maritim, sebagai pengganti armada saat ini NH90.
CH-53K King Stallion adalah helikopter angkut berat yang dikembangkan Sikorsky untuk menggantikan CH-53E Super Stallion di Korps Marinir AS (USMC).
CH-53K masih mempertahankan konfigurasi umum CH-53 Sea Stallion, tetapi menggabungkan rangka pesawat, transmisi, dan sistem rotor yang didesain ulang.
Helikopter jumbo ini ditenagai oleh tiga mesin General Electric T408 dengan daya masing-masing 5.590 kW, yang memberikan peningkatan daya sebesar 57 persen dibandingkan mesin CH-53E sebelumnya, sekaligus menghemat bahan bakar sebesar 18 persen.
Berat tinggal landas maksimum CH-53K mencapai 39.916 kg, dibandingkan dengan 33.339 kg untuk CH-53E. Kecepatan jelajahnya sekitar 315 km/jam, ketinggian terbang maksimum hiy 4.900 m, dan jangkauannya 852 km.
CH-53K memiliki kapasitas angkat eksternal 16,329 kg dan internal. Kabinnya dapat menampung 34 orang (2 pilots, 2 aircrewmen, 30 pasukan bersenjata). (RBS)
