USAF memulai program penggantian pesawat kutub LC-130H Polar Mission yang menua dengan LC-130J baru
Amy Picard AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) mengumumkan rencana untuk memodernisasi dan mengganti pesawat misi khusus LC-130H Polar Mission yang sudah tua dengan model LC-130J baru.
Pengumuman yang disampaikan oleh Air Force Life Cycle Management Center (AFLCMC) pada 25 Februari 2026 ini memulai proses identifikasi mitra industri untuk merancang dan mengevaluasi pesawat operasi kutub generasi berikutnya.
Pesawat LC-130H lama masih bergantung pada sistem analog dan strukturnya sudah tua, menghadirkan tantangan keberlanjutan jangka panjang untuk operasi di lingkungan Arktik dan Antartika yang ekstrem.
Modernisasi ini akan menggunakan platform LC-130J (dari versi C-130J Super Hercules) untuk mentransisikan armada ke arsitektur pesawat digital sambil mempertahankan kemampuan khusus yang dibutuhkan untuk misi kutub.
Saat ini sedang dilakukan studi untuk mengevaluasi peningkatan struktural, integrasi avionik, dan solusi teknik yang diperlukan untuk mengubah C-130J standar produksi Lockheed Martin menjadi konfigurasi LC-130J Military Design Series.
USAF akan memberikan dua kontrak Pengembangan Rekayasa dan Manufaktur berdasarkan wewenang yang memungkinkan persaingan terbatas.
Satu kontrak diharapkan akan diberikan kepada Lockheed Martin Aeronautics Company dan yang kedua kepada Sierra Nevada Corporation, masing-masing mendukung aspek-aspek berbeda dari upaya modernisasi tersebut.
LC-130J ini dikonfigurasi secara unik dan dirancang untuk misi kutub yang membutuhkan roda pendaratan yang dilengkapi ski.
Dengan sistem ski ini memungkinkan pesawat beroperasi dari landasan es dan lapangan salju terpencil, guna mendukung logistik, misi ilmiah, penyelamatan personel, dan operasi pasokan ulang di wilayah yang tidak dapat diakses oleh pesawat konvensional.
USAF mengindikasikan Permintaan Proposal (Request for Proposal/RFP) diperkirakan akan dikeluarkan pada 18 Maret 2026, dengan pemberian kontrak diharapkan pada tanggal 30 September 2026. (RBS)
