Rudal balistik hipersonik SMASH dari Pakistan muncul di WDS 2026, mampu melakukan serangan maritim dan darat dengan kecepatan 8 Mach
Via X AIRSPACE REVIEW – Pada gelaran World Defence Show 2026 di Riyadh, Arab Saudi, Global Industrial & Defence Solutions (GIDS) dari Pakistan memamerkan SMASH, rudal balistik hipersonik yang dirancang untuk melakukan misi serangan maritim dan serangan darat.
Dalam konfigurasi antikapal, rudal ini diklaim memiliki jangkauan hingga 350 km, dengan membawa hulu ledak tunggal dan fragmentasi seberat 384 kg.
Untuk operasi terhadap sasaran darat, jangkauan tembaknya sekitar 290 km, yang dibekali hulu ledak fragmentasi ditingkatkan menjadi 444 kg.
Sistem pemandunya mengandalkan navigasi inersia berbantuan HDGNS yang dikombinasikan dengan pencari radar aktif. Disebutkan, tingkat kesalahan melingkar (CEP) kurang dari 10 m.
Sedangkan sistem propulsinya menggunakan motor roket padat satu tahap dengan daya dorong ganda. Kecepatannya mencapai 8 Mach atau setara 9.800 km/jam.
Pengembangan SMASH sendiri diumumkan pada tahun 2020, dengan uji peluncuran pertama dilakukan oleh Angkatan Laut Pakistan pada bulan November 2024.
Rdal ini memiliki panjang 9 m dengan diameter antara 85-90 cm. SMASH dirancang untuk dapat dibawa oleh kapal fregat kelas Zulfiqar (F-22P).
Melalui peluncuran SMASH di WDS 2026 ini, GIDS menekankan pendekatan peran ganda di mana satu keluarga rudal dirancang khusus untuk misi laut ke laut dan laut ke darat sambil mempertahankan propulsi dan arsitektur keseluruhan yang sama.
Pendekatan seperti itu memungkinkan operator untuk mendiversifikasi efek tanpa memperbanyak rantai logistik. SMASH dapat menjadi pilihan menarik, terutama negara-negara dengan anggaran militer terbatas. (RBS)
