Rosoboronexport akan meluncurkan sejumlah persenjataan terbaru Rusia di World Defense Show 2026
Rosoboronexport AIRSPACE REVIEW – JSC ROSOBORONEXPORT, bagian dari Rostec State Corporation, akan mempresentasikan inovasi utama dari industri pertahanan Rusia di World Defense Show (WDS) 2026 di Riyadh, Kerajaan Arab Saudi, pada 8-12 Februari mendatang.
Perusahaan akan mempresentasikan beragam produk persenjataan Rusia, termasuk dari Almaz-Antey Air Defense Concern, ZALA, Sistem Presisi Tinggi Rostec, Grup Kalashnikov, dan lainnya.
Bagi Rosoboronexport, WDS 2026, merupakan ajang untuk mengenalkan produk-produk pertahanan Rusia secara lebih luas.
“Bagi Rosoboronexport, hadir WDS telah menjadi platform untuk memamerkan perkembangan terbaru dalam industri pertahanan Rusia kepada mitra di Timur Tengah dan wilayah-wilayah penting lainnya dari operasi kami,” kata Alexander Mikheev, Direktur Jenderal Rosoboronexport JSC dalam rilis yang disampaikan perusahaan.
Ia menambahkan, untuk pertamakalinya Rosoboronexport akan memamerkan versi skala penuh dari peluncur roket multilaras (MRL) Sarma dengan roket berpemandu baru, APC BTR-22, stasiun senjata kendali jarak jauh Ballista, amunisi jelajah RUS-PE, dan peluncur granat RPG-29M.
Perusahaan akan meluncurkan Sarma MRL 300 mm di area pameran luar ruangan WDS 2026.
“Kami akan mengadakan presentasi publik produk-produk baru dan negosiasi kerja sama dengan negara-negara yang bersahabat dengan Rusia,” lanjut Mikheev.
Ditambahkan bahwa sistem ini dikembangkan oleh Rostec berdasarkan pengalaman operasional dengan artileri roket.
Sarma adalah MRL generasi berikutnya. Sistem ini menggunakan komponen elektronik canggih buatan Rusia, yang secara signifikan meningkatkan kinerjanya dibandingkan dengan MRL generasi sebelumnya, termasuk pengurangan waktu siap tembak dan akurasi penargetan yang lebih baik pada jarak hingga 120 km.
Salah satu keunggulan utama Sarma adalah mobilitasnya. Kendaraan ini dapat ditempatkan dan dipindahkan hanya dalam tiga menit, dan salvo penuh enam rudal dapat ditembakkan dalam 18 detik.
Ini adalah salah satu indikator terbaik di segmen pasar MRL global, yang menunjukkan kemampuan bertahan kendaraan dalam kondisi tembakan balasan artileri.
Kendaraan dapat mencapai kecepatan 95 km/jam di jalan raya. Kabin lapis baja Sarma melindungi awak dari ranjau dan pecahan peluru, serta peluru penembus lapis baja 7,62 mm.
MRL dapat menembakkan seluruh roket tak berpemandu 300 mm dari sistem MRL lama serta tiga jenis roket berpemandu, 9M543, 9M544, dan 9M549.
Selain Sarma, dipamerkan pula drone Supercam S350 untuk pengintaian dan penunjukan target, serta sistem otomatisasi pengendalian tembakan artileri Planshet-A (Tablet-A) yang dipasang pada sasis lapis baja Atlet.
Ada juga BTR-22, kendaraan pengangkut personel lapis baja Rusia baru sebagai debutan di WDS 2026.
Kendaraan ini dikembangkan berdasarkan pengalaman operasional dengan kendaraan lapis baja beroda. Kendaraan ini memiliki tata letak baru dan perlindungan balistik serta ketahanan ledakan yang jauh lebih baik.
BTR-22 dilengkapi dengan kompartemen awak BTR-82A atau stasiun senjata kendali jarak jauh Ballista baru yang dilengkapi dengan meriam 30 mm 2A42 dengan laju tembakan yang dapat dipilih.
Ballista juga dapat dilengkapi dengan dua ATGM, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan APC untuk menghancurkan target lapis baja dan posisi terlindungi.
Peralatan tempur yang dipresentasikan di pameran dapat diangkut ke area penempatan menggunakan pesawat angkut militer IL-76MD-90A(E).
Debutan Rusia lainnya di WDS 2026 adalah RUS-PE, yaitu amunisi berkeliaran kontainer pertama yang diproduksi di dalam negeri dan dikembangkan serta diproduksi oleh Grup Kalashnikov. Amunisi ini tersedia dalam dua versi: dengan hulu ledak 1 atau 2 kg.
RUS-PE dilengkapi dengan pencari target, yang memungkinkan penggunaannya secara otonom sepenuhnya. Algoritma AI digunakan untuk deteksi dan identifikasi target.
Rosoboronexport juga akan memamerkan amunisi jelajah KUB-2E di stannya. Amunisi ini terintegrasi dengan drone Skat-350M, yang melakukan fungsi pengintaian, panduan, dan relai sinyal.
Sistem pengintaian dan serangan Lancet-E, yang terdiri dari UAV pengintai Z-16-E dan dua amunisi jelajah buatan ZALA, juga akan dipamerkan.
Peluncur granat RPG-29M, versi yang telah ditingkatkan dari RPG-29 yang telah terbukti, juga akan diperkenalkan untuk pertama kalinya di World Defense Show 2026.
Berdasarkan pengalaman operasional, para perancang dari Rostec State Corporation telah mengurangi berat peluncur hingga sepertiga, memasang alat bidik pencitraan termal siang/malam dengan fungsi kontrol tembakan, dan memperluas jangkauan amunisi yang dapat ditembakkan.
Di segmen senjata ringan, perusahaan akan memamerkan senapan serbu Kalashnikov generasi baru seperti AK-15 dan AK-19, dan versi pendeknya, AK-15K, AK-15SK, dan AK-19K, senapan mesin ringan Lebedev RPL-20, dan peluncur granat bawah laras GP-46.
Selama program bisnis pameran, Rosoboronexport akan mengadakan pertemuan dan negosiasi dengan delegasi dari lembaga keamanan, pertahanan dan penegakan hukum Kerajaan Arab Saudi, negara-negara peserta lainnya, dan perusahaan industri pertahanan di kawasan tersebut.
Perusahaan akan membahas pasokan produk Rusia dan perluasan kemitraan teknologi yang bertujuan untuk pengembangan dan produksi bersama senjata dan peralatan militer menggunakan teknologi dan keahlian unik Rusia. (RNS)
