GJ-11 UCAV akan dioperasikan di kapal induk baru Type 003 Fujian Angkatan Laut China

GJ-11 UCAV ChinaVia X

AIRSPACE REVIEW – Dari lima jet tempur nirawak (UCAV) yang turut dipamerkan dalam parade Hari Kemenangan ke-80 di Beijing pada 3 September 2025 lalu, salah satunya adalah GJ-11 varian berbasis kapal induk, dengan sayap yang bisa dilipat.

Jet berjulukan Sharp Sword ini akan beroperasi bersama jet siluman J-35, jet tempur multiperan J-15T, dan pesawat KJ-600 AEW, dari atas dek kapal induk baru milik Angkatan Laut China (PLAN) Type 003 Fujian.

Proyek GJ-11 dimulai pada tahun 2009. Awalnya dikembangkan oleh Shenyang Aircraft Corporation (SAC), yang kemudian dilanjutkan oleh Hongdu Aviation Industry Group (HAIG), keduanya di bawah naungan AVIC.

Penerbangan pertama GJ-11 dilaporkan berlangsung pada bulan November 2013, dan baru secara resmi diperkenalkan kepada publik pada tahun 2019 dalam parade Hari Nasional China.

Versi pertama GJ-11 masih mengadopsi nosel mesin yang terbuka, sedangkan pada model baru menampilkan knalpot yang terlindung dan pipih. Pembaruan yang bertujuan untuk mengurangi visibilitas radar dan inframerah.

Untuk spesifikasinya, GJ-11 diperkirakan memiliki panjang 10 m dengan rentang sayap 14,4 m. Sedangkan berat tinggal landas maksimumnya sekitar 10.000 kg.

Dari informasi terbuka, GJ-11 memiliki kecepatan tertinggi hingga 1.111 kilometer per jam, daya tahan enam jam dan radius tempur lebih dari 1.500 km.

GJ-11 memiliki dua ruang internal yang dapat menampung hingga 2.000 kg senjata, termasuk bom berpemandu presisi, rudal antiradiasi, atau rudal jelajah udara ke permukaan.

Dalam konfigurasi lain, ruang-ruang tersebut dapat digunakan untuk menempatkan sensor guna melakukan misi intelijen, pengawasan dan pengintaian (ISR).

GJ-11 dapat diluncurkan ke udara dari kapal induk menggunakan sistem ketapel elektromagnetik seperti yang dimiliki oleh kapal induk Type 003 Fujian.

Jika benar-benar beroperasi dari kapal induk, GJ-11 adalah menjadi UCAV ke-2 setelah Northrop Grumman X-47B milik Angkatan Laut AS (USN), yang programnya telah dihentikan pada 2015. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Widya Satria Budhi berkata:

    Jika UCAV GJ-11 bersama jet siluman J-35, jet tempur multiperan J-15T, dan pesawat KJ-600 AEW dari atas dek kapal induk baru Type 003 Fujian milik PLAN akan menjadi lawan tanding yang imbang bagi AS dalam peperangan laut modern abad ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *