Belarus dan Rusia bekerja sama membuat pesawat LMS-401 Osvey berkapasitas 19 penumpang

An-28An-28 - Dmitriy Pichugin

AIRSPACE REVIEW – Belarus dan Rusia pada Juli 2023 telah menyepakati untuk melaksanakan kerja sama produksi pesawat angkut ringan berkapasitas 19 penumpang LMS-401 Osvey. Belarus mengambil inisiatif ini untuk mengembangkan industri dirgantaranya.

Pengembangan Osvey akan dilakukan bersama oleh spesialis biro desain Belarus dan Rusia. Demikian juga dengan produksi komponen dan sistem pesawat terbang akan dilakukan di kedua negara.

Sementara untuk perakitan akhir akan dilakukan di salah satu perusahaan di Belarus, ujar Dmitry Stefanovich, Kepala Departemen Perencanaan Industri Komite Industri Militer Negara (SMIC) dalam wawancara dengan saluran TV Belarus-1

“Kami memulai pengembangan bersama. Proyek ini disebut Osvey. Pesawat baru, pengembangannya dari awal. Pengembangan akan dilakukan di perusahaan SMIC dan perusahaan Federasi Rusia, setelah itu produksi akan diatur. Peralatan yang diperlukan sedang dibeli dan bengkel terkait sedang dibangun. Produksi akan dilakukan di Federasi Rusia dan Republik Belarus. Siklus produksi penuh akan diselenggarakan di perusahaan-perusahaan Republik Belarus,” kata Stefanovich.

Perjanjian yang dibicarakan oleh pejabat Belarusia itu ditandatangani pada 9 Juli 2023 di Yekaterinburg pada saat kunjungan Perdana Menteri Republik Belarus Roman Golovchenko ke pameran Innoprom-2023.

Saat itu, Wakil Perdana Menteri Republik Belarus Pyotr Parkhomchik mengatakan pesawat tersebut akan diberi nama LMS-401 Osvey, seperti diwartakan RuAviation.

Nama Danau Osvey dipilih untuk meneruskan penamaan pesawat penumpang ringan yang sudah ada seperti TVRS-44 Ladoga dan LMS-901 Baikal. Osvey adalah danau kedua di Belarus berdasarkan wilayah.

Pesawat turboprop LMS-401 Osvey berkapasitas 19 kursi. Menurut rencana pertama pertama akan diproduksi pada tahun 2026. Sebanyak 85 hingga 100 unit pesawat ini akan dibuat hingga tahun 2030.

Pabrik Perbaikan Penerbangan ke-558 (Baranovichi) dan Pabrik Penerbangan Sipil Ural (Yekaterinburg) akan terlibat dalam pembuatan Osvey. Pabrik ke-558 akan melakukan perakitan akhir pesawat ini. Sementara Pabrik Penerbangan Sipil Minsk ke-407 akan terlibat dalam produksi komponen.

LMS-401 akan memiliki roda pendaratan yang tidak dapat ditarik kembali. Mesin turboprop VK-800 akan digunakan sebagai sistem propulsi. Sedangkan peralatan onboard akan dikembangkan oleh KRET pada tahun 2019. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *