Argentina menguji CP-30 MLRS dengan roket Pampero 105 mm buatan dalam negeri

CP-30 MLRSFacundo

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Darat Argentina telah menguji sistem peluncur roket multilaras (MLRS) CP-30 dengan roket Pampero selama latihan Escuela de Fuego II di Salinas del Bebedero, San Luis.

Sistem tersebut dirancang dan dikembangkan di Argentina oleh Institut Penelitian Ilmiah & Teknis untuk Pertahanan (CITEDEF) dan diproduksi oleh Fabricaciones Militares.

Sebelumnya sistem ini dilengkapi dengan roket 127 mm, namun CP-30 kali ini menggunakan roket dengan kaliber yang lebih kecil, yakni Pampero 105 mm.

CP-30 terkenal karena kemampuannya meluncurkan roket dengan berbagai kaliber, termasuk roket 127 mm untuk serangan jarak menengah dan sekarang roket Pampero 105 mm untuk misi jarak pendek.

Dengan kecepatan tembak satu roket setiap 0,5 detik dan berat hingga 17 ton saat dimuat, CP-30 dapat melakukan serangan cepat dan efektif pada jarak maksimum 30 km dengan roket 127 mm dan 10 km dengan roket 105 mm.

Sistem panduan CP-30 menggabungkan teknologi canggih seperti GPS, kompas magnetik, dan stasiun cuaca portabel, memastikan presisi tinggi dalam peluncuran roket.

Desain CP-30 juga menekankan pada mobilitas dan penyebaran yang cepat.

Dipasang pada truk Iveco Trakker 6X6, sistem ini dapat dengan cepat dipindahkan dan dipersiapkan untuk diluncurkan, meminimalkan risiko serangan balik musuh.

Pengembangan CP-30 telah dimulai pada 2007 di departemen propulsi CITEDEF. Tahun 2010, Angkatan Darat Argentina melakukan uji coba penembakan pertamanya.

Selanjutnya, Angkatan Darat Argentina secara resmi mengadopsi CP-30 pada Desember 2012, serta mendirikan Grupo de ArtillerĂ­a de Sistemas de Lanzadores MĂșltiples 601 (GALM 601). (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *