Rusia menarik armada penerbangan militernya dari Belarus

Rusia menarik armada penerbangan militernya dari Belarus_ airspace reviewIstimewa
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia menarik penerbangan militernya dari Belarus. Pada pagi hari tanggal 5 Agustus, kurang lebih 10 helikopter militer Angkatan Udara Rusia meninggalkan Belarus menuju Rusia. Mereka meninggalkan Pangkalan Udara Machulishchy sekitar pukul 08.15 hingga 08.20 waktu setempat, tulis mil.in.ua.

Kelompok tersebut termasuk 4 Helikopter Angkut Mi-8 dan 6 Helikopter Serang Mi-24 beserta sekitar 20 awaknya.

Selanjutnya, helikopter-helikopter Rusia tersebut diamati berada di wilayah Mogilev. Sebagian besar dari mereka menghabiskan 209 hari di Belarusia, sejak penempatannya pada 8 Januari 2023.

Kawanan heli itu melintasi perbatasan ke Federasi Rusia dan mendarat di pangkalan udara Rusia di Seshcha, di wilayah Bryansk.

Sekitar pukul 2 siang, heli Mi-24 Rusia lainnya lepas landas dari Pangkalan Udara Machulishchy.

Itu adalah helikopter terakhir dari grup penerbangan Rusia di Belarus. Dia menuju ke timur, tampaknya juga menuju Pangkalan Udara Seshcha.

Selama tinggal di Belarusia, kelompok helikopter Rusia tersebut kehilangan satu unit peralatan penerbangan pada bulan Juni. Sebuah helikopter Mi-24 Angkatan Udara Rusia jatuh di dekat Ivatsevichy.

Sementara itu, di hari yang sama pada pukul 13.30, sekelompok pembom Su-34 dan pesawat tempur multiperan Su-30SM lepas landas dari Pangkalan Udara Baranovichi.

Mereka juga melewati wilayah Mogilev dan melintasi perbatasan. Sebagian besar pesawat tempur Rusia itu menghabiskan 202 hari di Belarus sejak penempatannya pada 15 Januari 2023.

Seperti diberitakan sebelumnya, Belarus mengizinkan Rusia mengakses wilayahnya untuk melancarkan perang skala penuh melawan Ukraina.

Dari sana, pasukan invasi Rusia maju ke wilayah utara Ukraina dan Kiev pada Februari 2022.

Selain itu, tahun lalu, Rusia aktif membom fasilitas Ukraina dari wilayah Republik Belarus.

Selanjutnya, Rusia menempatkan rudal-rudal balistik nuklirnya di Belarus.

-RNS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *