Drone Rusia Geran-2 jadi ancaman baru bagi Angkatan Bersenjata Ukraina

Shahed-136 droneIstimewa
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pesawat tak berawak bersenjata (UCAV) Geran-2 milik Rusia yang ditempatkan di dekat Kupyansk menimbulkan ancaman serius baru bagi tentara Ukraina dan kendaraan lapis bajanya.

Forbes menulis, drone kamikaze ini dapat mengenai berbagai sasaran militer dan infrastruktur penting.

Publikasi tersebut mencatat, ada kesamaan drone Geran-2 dengan UCAV sayap delta Shahed-136 buatan Iran.

Drone ini berkinerja baik selama serangan di kilang minyak di Abqaiq beberapa waktu lalu, sehingga Shahed-136 dijuluki “The Aramco Killer”.

Selain itu, Iran mendemonstrasikan peluncuran sekelompok drone Shahed-136 selama latihan “Great Prophet”.

Peluncur yang menggunakan wahana truk dengan cepat meluncurkan lima drone kamikaze.

Amunisi berkeliaran baru buatan Iran ini disebut tak bisa dianggap remeh karena menimbulkan ancaman potensial baru bagi pasukan Ukraina.

-Poetra-

One Reply to “Drone Rusia Geran-2 jadi ancaman baru bagi Angkatan Bersenjata Ukraina”

  1. Itu bagus untuk melawan Amerika dan NATO yang merupakan negara-negara penjajah. Karena, Amerika dan Barat kerap kali memberikan stigma negatif pada negara dunia ketiga yang mereka jajan sebagai “TRRORIS”. padahal penjajah itu lebih kejam karena mereka merampok kekayaan alam negara-negara yang dijajah sekaligus membunuh banyak dari negara yang mereka jajan. Jadi Penjajah selalu lebih kejam dari pada terorisme. Meskipun media-media Barat dan Amerika bersama anasirnya kerap kali menayangkan terorisme seolah lebih kejam dari penjajahan yang mereka lakukan. Mereka menjajah dengan kamuflase Penjelajahan dunia yang memiliki dikenal sebagai “GOLD, GOSPEL AND DLORY” atau 3G.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *