Rusia: 2.000 tentara bayaran asing dari 64 negara tewas di Ukraina

major general igor-konashenkov-Grishankin Vadim
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak hampir 2.000 personel tentara bayaran asing dari 64 negara telah tewas di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, selain yang meregang nyawa dalam pertempuran sejak 24 Februari itu, sebanyak 1.779 orang tentara bayaran lainnya juga telah pergi meninggalkan Ukraina.

“Per 17 Juni 2022, daftar kami termasuk tentara bayaran dan spesialis dalam pengoperasian senjata dari 64 negara. Sejak dimulainya operasi militer khusus, 6.956 orang telah tiba di Ukraina, 1.956 telah tewas, dan 1.779 telah pergi,” Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan pada hari Jumat (17/6), seperti dikutip kantor berita TASS.

Konashenkov merinci, sebanyak 101 tentara bayaran dari Inggris, 162 dari Kanada, dan 214 dari Amerika Serikat tewas di Ukraina.

Yang paling banyak tewas, lanjutnya, adalah dari Polandia.

“Di antara negara-negara Eropa, Polandia memimpin dalam jumlah tentara bayaran yang tiba dan tewas. Sejak awal operasi militer khusus, 1.831 orang telah tiba di Ukraina (dari Polandia), 378 di antaranya telah tewas dan 272 telah meninggalkan tanah air mereka,” urainya.

Kemudian, sebanyak 504 orang datang dari Rumania untuk berperang di Ukraina. Dari jumlah ini, 102 tewas dan 98 tersisa.

“Inggris Raya berada di tempat ketiga. Sebanyak 422 orang tiba, 101 meninggal, dan 95 tersisa,” ujarnya.

Kemudian, Kanada memimpin dari benua Amerika dengan 601 orang tiba di Ukraina, 162 hancur, 169 pergi.

Amerika Serikat di tempat kedua. Yaitu dengan 530 orang tiba di Ukraina, 214 meninggal, dan 227 pergi meninggalkan negeri itu.

Lalu dari Timur Tengah, Transkaukasia, dan Asia. Sebanyak 355 orang tentara bayaran tiba dari Georgia, 120 di antaranya tewas dan 90 meninggalkan Ukraina.

Diikuti oleh militan formasi teroris yang dipindahkan dari wilayah Trans-Efrat Suriah sebanyak 200 orang.

“Hari ini, 80 orang di antaranya hancur dan 66 orang meninggalkan Ukraina,” lanjut Konashenkov.

Ia menambahkan bahwa saat ini masih ada 3.221 orang tentara bayaran asing yang masih beroperasi di Ukraina.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *