banner roe

Dibangun sejak 2017, Fujian (CV-18) kapal induk ketiga China resmi diluncurkan

Kapal Induk China CV-18 Fujian

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Setelah sekian lama proses dilaksanakan dengan kesabaran dan keuletan yang tinggi, China akhirnya berhasil meluncurkan kapal induk ketiga Type 003 buatan dalam negeri pada 17 Juni 2022.

Type 003 pun telah resmi mendapatkan nama Fujian (CV-18), diambil dari nama kota di China bagian tenggara.

Kapal yang dibangun sejak tahun 2017 di Galangan Kapal Jiangnan, Shanghai ini murni merupakan hasil rancang bangun China.

Kapal ini melengkapi dua kapal induk Angkatan Laut China sebelumnya yakni Liaoning dan Shandong.

Liaoning merupakan kapal induk kelas Kuznetsov buatan Uni Soviet yang belum selesai pengerjaannya karena Uni Soviet keburu bubar.

Kapal tersebut dibeli dari Ukraina di mana kapal telah berubah nama menjadi Varyag dalam kondisi masih belum selesai dibangun.

Sementara Shandong, dapat dikatakan merupakan “kembaran” Liaoning karena walaupun dibangun sendiri oleh China tetapi desainnya meniru cetak biru Liaoning.

Berbeda dengan dua kapal terdahulu, kapal induk terbaru China ini menggunakan desain dan sistem yang beda.

Yang paling jelas terlihat tidak lagi menggunakan ski-jump di haluan kapal untuk lepas landas pesawat.

Peluncuran Fujian menandai kemajuan besar China, khususnya dalam industri kapal induk sebagai jalan mewujudkan China menjadi penguasa militer di pertengahan abad ini.

Sebelumnya santer diberitakan bahwa China akan segera meluncurkan kapal induk terbaru. Hal ini tercium melalui citra satelit di mana di Galangan Kapal Jiangnan terlihat persiapan pekerja membersihkan kapal dan area sekitarnya.

Meski demikian, media memberitakan bahwa setelah peluncuran kapal induk ini masih ada proses penyelesaian fase akhir konstruksi sebelum kapal melaksanakan uji melaut.

Tidak seperti kapal induk AS yang telah menggunakan propulsi bertenaga nuklir, Fujian disebut masih menggunakan konvensional.

Untuk peluncuran pesawat, dek Fujian dilengkapi dengan tiga sistem ketapel.

Berbeda dengan dua kapal sebelumnya yang menggunakan sistem STOBAR (Short Take-Off But Arrested Recovery), kepal induk ketiga ini telah menggunakan sistem CATOBAR (Catapult Assisted Take-Off But Arrested Recovery) yang dilengkapi dengan sistem ketapel tadi.

Untuk armada jet tempur yang akan melengkapi kapal induk Fujian, diperkirakan Dinas Penerbangan PLAN akan menggunakan J-15 Flying Shark dan FC-31/J-35 yang saat ini sedang dikembangkan.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published.