Penampakan 2S43 Malva, SPH baru buatan Rusia

Malva SPH

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Untuk pertama kalinya, sistem SPH (self-propelled howitzer) baru buatan Rusia, 2S43 Malva 152 mm, tampil perdana di hadapan publik.

SPH beroda ban ini ikut dalam parade militer yang diadakan pada 9 Mei 2021 tahun lalu di Nizhny Novgorod, terletak di pertemuan Sungai Oka dan Sungai Volga di Rusia Tengah.

2S43 Malva dikembangkan oleh Central Research Institute ‘Burevestnik’ yang merupakan bagian dari perusahaan Rusia Uralvagonzavod.

Di Forum Army-2020, sosok 2S43 Malva dipresentasikan lebih jauh kepada pengunjung.

2S43 Malva didasarkan pada sasis truk militer BAZ-6010-027 berpenggerak 8×8. Sistem senjata artilerinya dipasang pada bak bagian belakang.

Sistem S243 Malva diawaki oleh lima orang kru. Persenjataan ini memiliki panjang 13 m, lebar 2,75 m, dan tinggi 3,1 m serta berat tempur 32 ton.

Senjata pamungkasnya berupa sebuah meriam 2A64 152 mm yang juga digunakan pada sistem SPH roda rantai 2S19 MSTA-S.

Malva membawa munisi untuk 30 putaran yang tersimpan dalam kotak di peron.

SPH ini memiliki jarak tembak maksimum 24,5 km dengan amunisi konvensional. Kecepatan tembakannya 7 peluru per menit.

Untuk penembakan biasa tidak langsung, ketinggian berkisar dari -3 derajat hingga +70 dengan lintasan 30 derajat kiri dan kanan.

Menurut informasi yang diterbitkan oleh kantor berita Rusia TASS pada September 2021, Kementerian Pertahanan Rusia telah menyelesaikan uji coba pendahuluan pertama sistem ini.

Program uji semua aspek, termasuk uji coba negara dijadwalkan selesai pada 2022.

Setelah itu 2S43 Malva akan memasuki produksi serial di tahun 2023.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *