Lima produk ekspor teratas Rusia tahun 2021

CheckmateROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Walau tahun 2021 merupakan tahun yang masih dilanda pandemi COVID-19, hal itu tidak memengaruhi penjualan sistem persenjataan Rusia.

Pada 2021 sejumlah pameran pertahanan dan persenjataan diikuti oleh Rosoboronexport JSC (bagian dari Rostec) untuk mempromosikan produk-produk pertahanan unggulan.

Direktur Jenderal Rosoboronexport Alexander Mikheev mengatakan, pada 2021 sebanyak sepuluh pameran internasional di luar negeri dan tujuh pameran di Rusia diikuti oleh Rosoboronexport.

Dalam pameran-pameran tersebut Rosoboronexport dan para produsen pertahanan Rusia menunjukkan kepada mitra mereka produk-produk baru yang telah lama ditunggu-tunggu.

Ada lima produk unggulan teratas yang diluncurkan tahun 2021, termasuk pesawat taktis ringan Checkmate yang dipamerkan di MAKS-2021 dan Dubai Airshow 2021.

Kemudian sistem pesawat tak berawak pengintaian/serangan Orion-E yang didemonstrasikan di Rusia dan di luar negeri.

Lalu TOS-2 Tosochka MRL dengan amunisi termobarik, senapan serbu Kalashnikov AK-19, dan sistem rudal pertahanan udara S-350E Vityaz.

Rosoboronexport juga mencatat peningkatan perhatian terhadap produk terbaru buatan Rusia lainnya.

Secara khusus, ujar Rosoboronexport dalam siaran persnya, minat besar ditunjukkan pada sistem senjata/rudal antipesawat Pantsir-S1M, sistem peperangan elektronik (EW) Krasukha, dan sistem EW bergerak Repellent-Patrol untuk melawan drone kecil.

Di Dubai Airshow Rosoboronexport menghadirkan helikopter Mi-28NE, Ka-52 dan Ka-226T dalam konfigurasi baru.

Mikheev menyatakan, Rosoboronexport terus memperkuat posisinya di pasar regional.

Order book di Asia Tenggara, ujarnya, tumbuh signifikan. Kemudian nilai kontrak yang ditandatangani pada 2021 dengan negara-negara Afrika sub-Sahara mencapai 2,5 miliar euro.

Selama KTT di India, kontrak yang telah lama ditunggu-tunggu ditandatangani untuk produksi berlisensi senapan serbu AK-203 dengan lokalisasi produk 100 persen yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara tersebut.

Negosiasi topik terobosan baru di bidang kerja sama militer-teknis juga diluncurkan di New Delhi.

Pada tahun 2022, Rosoboronexport berencana untuk lebih memperluas jangkauan senjata dan peralatan militer yang diekspor dari Rusia dan kehadirannya di pasar global.

 “Kami memantau dengan cermat dan tepat waktu tren global, tantangan baru, dan ancaman terhadap keamanan di berbagai tingkatan dan, dalam kerja sama yang erat dengan perusahaan industri pertahanan, menanggapi permintaan pasar yang muncul secara tepat waktu,” kata Mikheev.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published.