UEA borong 80 Rafale F4 dan 12 heli Caracal, pesawat dikirim mulai 2027

RafaleJohanes Kraak

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Negara-negara kaya di kawasan Teluk menjadi ladang bagi produsen persenjataan termasuk Perancis.

Pada Jumat (3/12) Negeri Eiffel berhasil menggaet Uni Emirat Arab (UEA) untuk memborong 80 Rafale F4 buatan Dassault dan juga 12 heli H225M Caracal buatan Airbus Helicopters senilai total 17 miliar euro (19 miliar USD).

Seperti diberitakan AFP, kontrak pembelian ditandatangani oleh Direktur Jenderal Penerbangan Dassault Eric Trappier saat Presiden Perancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan dan mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed al-Nahyan pada hari pertama kunjungannya ke Teluk.

Sebelum ini, Perancis juga telah memasok 36 Rafale ke Qatar melalui kontrak pembelian di tahun 2015 dan 2017.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly menyebut kesepakatan di akhir tahun 2021 ini sebagai sebuah kesepatakan bersejarah yang akan berdampak langsung pada stabilitas regional.

Pesanan Rafale oleh UEA merupakan pesanan terbesar dibuat secara internasional untuk jet tempur omnirole yang mulai beroperasi pada 2004 ini.

Dengan membeli Rafale yang dibangun oleh Dassault, UEA mengikuti jejak pesaingnya yakni Qatar yang telah lebih dulu membeli 36 pesawat pada 2015.

Varian F4, merupakan varian Rafale tercanggih yang saat ini masih dalam program pengembangan dan akan selesai pada 2024. Pesawat ini akan mulai dikirimkan pada 2027.

Sejatinya, negosiasi penjualan Rafale oleh Perancis kepada UEA telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Dimulai pada 2011, Abu Dhabi pernah menolak secara terbuka tawaran dari Perancis untuk memasuk 60 Rafale.

UEA saat itu menyebut bahwa Rafale tidak kompetitif.

Meski begitu, Perancis tak patah semangat dan membuat terobosan-terobosan di pasar internasional untuk menghadapi saingan terberat dari AS.

Dalam perjalanannya upaya Perancis berhasil dan satu per satu tumbuh negara-negara peminat yang akhirnya membeli Rafale dalam jumlah besar.

Saat ini Perancis telah memasok Rafale ke Qatar, Mesir, India, Yunani. Selanjutnya ke Kroasia, Indonesia (menuju kontrak efektif), dan UEA.

Poetra M

Leave a Reply

Your email address will not be published.