Beredar video F-35B Inggris gagal lepas landas dan jatuh ke laut

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Potongan video yang memperlihatkan detik-detik saat F-35B milik Angkatan Udara Inggris (RAF) gagal lepas landas dan jatuh ke laut beredar di internet sejak semalam, 29 November 2021.

Belum dapat dipastikan apakah video itu asli atau tidak. Meski demikian, sejumlah analis mengatakan bahwa kemungkinan besar footage itu memang asli dan diambil menggunakan kamera ponsel terhadap rekaman yang sedang dianalisis di laptop.

Seperti diketahui, satu jet tempur siluman F-35B Lightning II milik RAF jatuh saat beroperasi dari kapal induk HMS Queen Elizabeth pada 17 November 2021.

Peristiwa itu terjadi saat kapal induk milik Angkatan Laut Inggris (RN) sedang berada di perairan Mediterania timur.

Dilihat dari tayangan video, F-35B meluncur dengan kecepatan yang pelan dan bahkan di bawah kecepatan lazimnya saat jet tersebut lepas landas menggunakan landasan ski-jump di HMS Queen Elizabeth.

Bila dihubungkan dengan laporan sebelumnya yang dibuat oleh The Sun di Inggris, peristiwa jatuhnya F-35B ke laut saat proses lepas landas disebabkan karena plastik penutup lubang air intake berwarna merah belum dilepas dapat saja berkorelasi yang menyebabkan tidak tercapainya kecepatan maksimal lepas landas.

Para kru di kapal induk HMS Queen Elizabeth mengatakan, mereka melihat penutup dari bahan plastik berwarna merah itu mengambang di laut sesaat F-35B tercebur ke laut.

Padahal, seharusnya plastik itu sudah dilepas. Pertanyaannya, apakah memang awak kapal yang bertugas memberikan aba-aba perintah lepas landas tidak memperhatikan benda itu masih menempel di pesawat? Bisa saja hal itu tidak terlihat bila posisinya ada di air intake sebelah kiri.

Terhadap laporan The Sun tersebut, Kementerian Pertahanan Inggris tidak memberikan komentar. Pernyataan resmi yang dikeluarkan hanyalah bahwa kecelakaan tersebut akan segera diinvestigasi.

Selain itu Inggris juga meminta bantuan Amerika Serikat untuk mengangkat F-35B dari dasar laut agar pesawat berharga mahal dan penuh teknologi rahasia itu tidak berpindah ke tangan yang salah.

Dalam rekaman jatuhnya F-35B ini, terlihat bahwa pilot terlontar tepat ketika pesawat sudah berada di ujung landasan lompatan ski.

Pesawat tampak sudah kehabisa tenaga untuk bisa lepas landas.

Sesaat itu pula terjadi ledakan yang menunjukkan roket kursi lontar F-35B bekerja. Pilot terlontar ke udara dan tidak lama setelah itu terlihat sebuah parasut jatuh ke laut yang menunjukkan pilot mendarat di air.

Pilot F-35B sendiri berhasil diselamatkan. Pilot dievakuasi menggunakan helikopter.

Kementerian Pertahanan Inggris tidak mengeluarkan perintah dihentikannya operasional F-35B dari kapal induk HMS Queen Elizabeth. Seluruh F-35B yang dimiliki oleh RAF tetap dioperasionalkan.

Dengan begitu sementara ini dapat diasumsikan bahwa insiden ini tidak berkaitan dengan masalah teknis di pesawat, melainkan lebih ke masalah human error.

Laporan The Sun menyebut, delapan F-35B milik RAF dari Skadron No 617 RAF “Dambusters” sedang bertugas di HMS Queen Elizabeth kala itu.

Ini adalah skadron yang berisi campuran personel RAF dan RN. Disebutkan dalam laporan bahwa pilot yang mengawaki F-35B tersebut berasal dari Angkatan Laut.

Selain 8 F-35B dari Skadron 617, di kapal induk itu terdapat 10 F-35B dari Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 211 “Wake Island Avengers” Korps Marinir AS (USMC) yang berbasis di Pangkalan Udara Korps Marinir Yuma di Arizona.

-RNS-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *