Rusia akan lanjutkan uji penerbangan Il-112V, pesawat lain disiapkan

Il-112VMarina Lystseva/TASS
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia akan melanjutkan uji penerbangan pesawat angkut militer ringan Il-112V. Rencana produksi pesawat ini pun tetap dijalankan.

Seperti diketahui, prototipe Il-112V jatuh di lokasi berjarak 1,5 km dari Lapangan Terbang Kubinka.

Sebelum jatuh, pesawat itu mengalami kebakaran hebat pada mesin sebelah kanan.

Dari rekaman kejadian yang beredar luas di dunia maya terlihat, pilot berusaha mengendalikan pesawat untuk sampai ke landasan.

Namun tiba-tiba pesawat tampak bermanuver dan miring tajam 90 derajat ke sebelah kanan sebelum akhirnya jatuh dan terbakar.

Pesawat jatuh tanpa menimpa pemukiman.

Dalam kecelakaan tersebut, gugur tiga awak di dalam pesawat yaitu pilot uji kelas satu yang juga Pahlawan Rusia Nikolai Kuimov, pilot uji kelas satu Dmitry Komarov, dan insinyur penerbangan uji kelas satu Nikolai Khludeev.

Menurut laporan TASS, uji coba penerbangan berikutnya akan dilaksanakan oleh pihak pabrikan setelah penyebab kecelakaan ini terungkap.

Prototipe Il-112V yang lain telah disiapkan untuk melaksanakan uji terbang. Saat ini pesawat masih dalam proses fine-tuning di Voronezh Aviation Plant.

“Setelah menetapkan penyebab bencana Il-112V di wilayah Moskow, uji terbang direncanakan akan dilanjutkan. Direncanakan untuk menggunakan dua pesawat pada 2022, yaitu No. 103 dan No. 104,” bunyi sebuah laporan.

Ditambahkan, penyelidikan sebuah kasus pidana telah dimulai berbasis fakta-fakta kecelakaan.

Il-112V merupakan pesawat angkut militer pertama yang dikembangkan oleh Rusia pasca keruntuhan Uni Soviet.

Il-112V jatuhDmitry Ovchinnikov via AP

Pengerjaan pesawat ini sudah berlangsung sejak 2014. Pesawat mengudara pertama kali pada 30 Maret 2019 dan kemudian menjalani modifikasi ulang.

Penerbangan pesawat Il-112V hasil modifikasi dilaksanakan pada 13 Agustus 2021 lalu.

Il-112V rencananya akan menggantikan peran An-26 yang sudah menua.

Pesawat dirancang mampu beroperasi otonom dari lapangan terbang yang tidak dilengkapi dan jalur yang tidak beraspal.

Il-112V memiliki panjang 24,15 m, rentang sayap 27,15 m, dan tinggi 8,89 m.

Untuk berat lepas landas maksimum (MTOW) mencapai 21 ribu kilogram dan muatan maksimum lima ton.

Pesawat dengan dua awak ini mampu terbang hingga kecepatan jelajah 500 km/jam.

Ketinggian penerbangan maksimum mencapai 7,6 ribu meter.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *