6.000 insinyur garap TF-X, Ankara tambah anggaran 1,3 miliar USD

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pemerintah Turki telah menggelontorkan tambahan anggaran 1,3 miliar USD untuk pengerjaan Tahap 1 program jet tempur siluman dalam negeri, TF-X.

Proyek pesawat tempur generasi kelima ini digenjot pembuatannya untuk menggantikan F-35 di mana Ankara telah ditendang oleh Washington dari keanggotaan program tersebut.

Dalam Program F-35 sendiri, Turki disebut-sebut telah kehilangan 1,4 miliar USD.

Kepala Presidensi Industri Pertahanan Turki Ismail Demir dalam wawancara di televisi pada 30 April 2021 menyatakan, perubahan kebijakan telah ditetapkan oleh Ankara.

Dikatakan, Turki telah menetapkan Program TF-X sebagai salah satu prioritas pengembangan teknologi demi mengejar ketertinggalannya setelah tidak lagi tergabung dalam Program F-35.

Sebelumnya, CEO Turkish Aerospace Industries Temel Kotil juga mengatakan hal yang sama.

“(Prioritas utama) saya adalah Program TF-X. Itu pasti harus dilakukan,” kata Kotil seperti dikutip Defense News.

Kotil berharap, TF-X dapat terbang perdana pada 2025 atau 2026. Ia memperkirakan harga TF-X akan berada di kisaran harga F-35 yaitu sekitar 100 juta USD per pesawat.

Turki pertama kali memperkenalkan TF-X di Paris Air Show 2019. Pengalaman membuat badan F-35 memberikan pengalaman pada TAI untuk mewujudkan TF-X.

Untuk kapasitas produksi, Kotil menargetkan TAI dapat menghasilkan dua pesawat per bulan nantinya.

Sebelum dikeluarkan oleh AS dari Program F-35 akibat pembelian sistem pertahanan udara canggih S-400 Triumf dari Rusia, Turki telah menerima delapan unit F-35A dari rencana akuisisi sebanyak 100 unit.

Namun demikian, seluruh pesawat yang telah diterima itu masih berada di AS dan saat itu digunakan untuk pelatihan para pilot.

Kotil menerangkan, spesifikasi TF-X secara umum tidak jauh berbeda dengan F-35.

TF-X TurkiTUSAS

Akan tetapi, pesawat ini memiliki daya dorong yang lebih besar karena penggunaan mesin ganda. Sedangkan F-35 hanya menggunakan mesin tunggal.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Turki Mustafa Varang menyatakan, Ankara masih memiliki peluang untuk mendapatkan pesawat lebih cepat guna menggantikan F-35.

Salah satu pesawat yang dipertimbangkan sebagai pengganti, adalah Su-57 dari Rusia.

Rhandy F

One Reply to “6.000 insinyur garap TF-X, Ankara tambah anggaran 1,3 miliar USD”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *