Gantikan jet latih SK 60, Swedia memilih pesawat latih turboprop Grob G 120TP

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Agen Pembelian Pertahanan Swedia (FMV) telah memutuskan untuk membeli pesawat latih bermesin turboprop yaitu G 120TP buatan Grob Aircraft SE dari Jerman.

Menarik, karena G 120TP akan menggantikan pesawat latih bermesin jet yaitu SK 60 yang telah digunakan oleh Angkatan Udara Swedia (flygvapnet) selama 60 tahun.

Dilihat dari konfigurasi kursinya, SK-60 dan G 120TP memiliki kesamaan yaitu menggunakan model kursi berdampingan (side-by-side) yang digunakan oleh instruktur dan siswa.

SK 60 merupakan jet latih buatan industri dirgantara dalam negeri Swedia, Saab AB. Pesawat ini mulai digunakan pada tahun 1960-an.

Dipilihnya Grob G 120TP oleh FMV diumumkan pada 5 Mei 2021. Pesawat ini pun telah ditaksir lama oleh Swedia. Namun pada September 2020 FMV sempat membatalkan niat pembeliannya.

FMV menerangkan, kontrak yang telah ditandangani dengan Grob Aircraft SE mencakup pembelian tujuh pesawat G 120TP, satu simulator, perlengkapan keselamatan penerbangan, dan perawatan pesawat.

Di Flygvapnet, Grob G 120TP selanjutnya akan berubah kode menjadi SK 40.

Pengiriman pesawat kelompok pertama dijadwalkan akan dimulai paling cepat pada Mei 2022.

Setelah itu, pesawat akan diintegrasikan ke dalam Flygvapnet mulai kuartal pertama 2023 dan pelatihan terhadap siswa baru oleh instruktur akan dimulai pada musim panas 2024.

Saab 105_SK60Wikipedia

SK 60 (Saab 105)

G 120TP memiliki kecepatan maksimum 245 knot (454 km/jam). Pesawat dengan rentang sayap 10,3 m ini dapat melakukan manuver dengan batas gravitasi -4G hingga +6G.

G 120TP terbang perdana pada 2010. Indonesia merupakan pengguna pertama pesawat latih ini dan kini telah memiliki 30 unit.

Selain Indonesia, negara lain yang menjadi pengguna pesawat ini adalah Argentina, Ethiopia, Yordania, Meksiko, Myanmar, Inggris, AS, dan kini Swedia.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *