F-36 Kingsnake, rancangan jet tempur baru pengganti F-16 USAF?

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Keinginan Kepala Staf Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) Jenderal Charles Q. Brown Jr. untuk memiliki pesawat tempur non siluman alias generasi kelima minus (generas di atas 4 namun di bawah 5) sebagai pengganti F-16, mendapat respons dari sejumlah perancang pesawat.

Desain baru bernama F-36 Kingsnake ini dirancang oleh ilustrator Andy Godfrey dari Teasel Studio. Walau desain ini dapat dikatakan sebagai desain baru (clean sheat), diakui Godfrey bahwa rancangannya terinspirasi oleh jet tempur F-16XL bersayap delta yang tidak jadi dibuat beberapa dekade lalu.

Desain ini dihasilkan atas ide majalah penerbangan alternatif Hush-Kit yang mengumpulkan para ahli untuk merancang pengganti potensial untuk F-16.

Jenderal Brown sendiri mengatakan, dirinya menginginkan pesawat tempur dengan rancangan baru yang dapat cepat dibuat. Pesawat tidak perlu berkarakteristik siluman, tetapi memiliki sejumlah parameter yang diinginkan oleh USAF dan tentu saja berbiaya operasi yang murah.

Sebenarnya, Departemen Pertahanan AS sejak awal sudah menyiapkan F-35 sebagai pengganti F-16 dan bahkan sebagai pengganti seluruh platform pesawat tempur generasi keempat yang dimiliki.

Akan tetapi, dalam perjalannnya F-35 dinilai sebagai pesawat tempur yang mahal dan, kata Jenderal Brown, pesawat ini seperti mobil Ferrari yang tidak akan digunakan setiap hari untuk pergi ke kantor. Dengan kata lain, F-35 hanya digunakan untuk keperluan pertempuran kelas tinggi dan tidak semua operasi harus dilayani oleh jet tempur siluman dengan biaya perawatan yang tinggi ini.

Dengan teknologi rekayasa digital, bisa saja ide Brown dapat diwujudkan lebih cepat, sebelum 2030.

Saat ini diketahui, sebagai 783 F-16 USAF memiliki usia pakai rata-rata 28,7 tahun. Sehingga kalaupun kemudian diciptakan pesawat tempur baru, hal ini merupakan siklus 20 tahunan di mana dalam 10 tahun ke depan usia pakai F-16 USAF rata-rata mencapai 40 tahun.

Untuk mesin, dapat menggunakan mesin turbofan arterburner F119 yang digunakan oleh F-22 Raptor dengan kecepatan terbang maksimum hingga Mach 2.

Kingsnake ditawarkan untuk dilengkapi dengan radar AN/APG-83 AESA, sama dengan radar yang digunakan oleh F-16 Viper.

Kemudian, pesawat juga dilengkapi dengan sistem sensor infra merah yang berasal dari pod penglihatan elektro-optik.

F-36 Kingsnake diharapkan jadi jet tempur multifungsi yang mampu melakukan misi udara ke udara dan udara ke darat.

Jet tempur ini akan membawa rudal dan bom di kompartemen internal maupun eksternal.

Nama Kingsnake dipilih dari nama ular di Amerika Utara yang dapat hidup hingga usia 30 tahun. Bahkan ular ini adalah pemangsa ular lain.

USAF sendiri belum mengeluarkan persyaratan tempur generasi kelima minusnya secara detail dan baru akan memutuskannya pada 2023 nanti.

Sedangkan untuk generasi keenam, disebut-sebut AS telah menyiapkannya juga dan bahkan platform pesawat yang masih dirahasiakan tersebut disebut-sebut telah mengudara.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *