Sambut kapal perusak AS, batalion antikapal Bastion Rusia disebar di Krimea

Bastion coastal defenseVitaliy Nevar/TASS

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sistem pertahanan pantai antikapal bergerak, K-300 Bastion milik Rusia, telah melakukan gerak penyebaran di Krimea. Hal itu dilakukan dalam rangka latihan dan sekaligus “menyambut” kedatangan kapal perusak AS, USS Donald Cook (DDG-75) ke Laut Hitam.

Rusia menyebut, kru tempur Bastion telah tiba di area yang telah ditentukan.

Batalion tersebut kemudian menyiapkan sistem untuk pertempuran dan melakukan persiapan untuk tembakan simulasi.

Batalyon Bastion melakukan serangkaian tugas dan latihan standar dalam kondisi lapangan, kata siaran pers yang dibagikan.

Pada fase latihan berikutnya, batalion ini akan melatih kerja sama dengan fregat Laut Hitam. Lima belas kendaraan dan 100 pasukan berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Sistem seluler Bastion yang dipersenjatai dengan rudal anti-kapal Oniks resmi digunakan Rusia sejak 2010.

Menurut International Institute of Strategic Studies (IISS), Angkatan Laut Rusia memiliki 40 sistem Bastion.

Satu batalion Bastion mampu mempertahankan lebih dari 600 pantai.

Rudal Oniks memiliki jangkauan hingga 500 kilometer. Posisi tembak sistem ini memungkinkan sejauh 200 kilometer dari garis pantai.

Pusat Komando Pertahanan Nasional Rusia seperti diberitakan TASS mengatakan, Armada Laut Hitam Rusia sedang memantau kapal perusak AS USS Donald Cook.

Sebelumnya kapal perusak itu mengunjungi Laut Hitam pada 23 November tahun lalu. Armada Laut Hitam juga melacak pergerakannya.

USS Donald Cook (DDG-75) adalah kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke di Angkatan Laut Amerika Serikat yang dinamai sesuai dengan penerima Medal of Honor Kolonel Donald Cook.

Kapal ini adalah kapal perusak ke-25 di kelasnya.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *