Jet tempur siluman Su-57 Felon terbang tanpa kanopi

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur siluman Rusia, Su-57 (NATO: Felon), melakukan penerbangan tanpa menggunakan kanopi. Pilot tampak duduk di pesawat berkursi tunggal bernomor badan (bort) “058”.

Hal itu terlihat dalam video yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia di akun YouTube-nya pada 2 Oktober 2020.

Penerbangan dilaksanakan bersamaan dengan peringatan 100 tahun berdirinya Chkalov State Flight-Test Center di Akhtubinsk, Wilayah Astrakhan, Rusia bagian selatan.

Su-57 berkode T-50-8 (prototipe T-50 yang ke-8) ini terbang pertama kali dari fasilitas pabrik Komsomolsk-on-Amur, Timur Jauh Rusia pada  17 November 2016.

Meski merupakan prototipe ke-8, sesungguhnya ini adalah prototipe ketujuh yang terbang karena kakaknya yaitu T-50-7 dikhususkan untuk pengujian statik di darat.

Su-57 dilengkapi dengan kursi lontar K-36D-5. Sementara pilot menggunakan pakaian terbang PPK-1 serta helmet ZSh-10. Seleruh perlengkapan ini dibuat oleh Zvezda.

Penerbangan T-50-8 tanpa kanopi dilaksanakan sebagai salah satu uji kedaruratan bagi pilot. Uji ini disebut “Cockpit Habitability Trial”.

BAE Systems

The Drive menulis, pengujian terbang model ini sejatinya bukan yang pertama kali dilakukan karena pilot uji British Aerospace (Bae) pernah melakukannya pada pesawat tempur multiperan supersonik Panavia Tornado “XZ630” milik Angkatan Udara Inggris (RAF) tahun 1988.

BAE Systems (penerus BAe) mengatakan, pada saat itu pesawat tempur supersonik multiperan Panavia Tornado diterbangkan oleh pilot uji BAe Ketih Hartley.

Pesawat berkursi tandem itu hanya diawaki oleh satu pilot saja di kursi depan.

Sementara kursi belakang yang biasa digunakan oleh navigator dikosongkan. Bahkan kursinya dilepas terlebih dahulu.

Penerbangan Su-57 tanpa kanopi merupakan yang pertama dilakukan di kelas pesawat tempur siluman.

Roni Sontani

follow IG: @ronisontani for other inside story

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *