Saab tawarkan modernisasi Gripen C/D dengan opsi radar AESA baru

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Industri pertahanan dan keamanan Saab dari Swedia, menawarkan modernisasi jet tempur Gripen C/D dengan opsi penggunaan radar AESA baru.

Saat ini Saab tengah menguji integrasi sistem misi MS20 dengan radar aktif digial X-Band AESA (active electonically scanned array).

Uji penerbangan pertama MS20 dengan radar AESA dilaksanakan selama 90 menit di Bandara Linköping pada 8 April 2020. Pesawat uji yang digunakan adalah JAS 39 Gripen D nomor seri 800.

Radar AESA diuji terhadap sasaran-sasaran di udara maupun di darat. Radar baru ini ditawarkan untuk menggantikan radar lama PS-05/A Mk 4.

Saab mengatakan, pengujian akan berlangsung selama empat bulan ke depan.

Pengujian Gripen D menggunakan radar AESA merupakan langkah penting yang dilakukan oleh Saab.

“Ini adalah langkah penting dalam pengembangan radar AESA baru kami,” kata Anders Carp, Wakil Presiden Senior dan Kepala Area Bisnis Pengawasan Saab dalam sebuah pernyataan perusahaan. 

“Kami melihat kemungkinan besar untuk radar ini, desainnya modular, mudah beradaptasi, dan dapat diskalakan berarti dapat digunakan untuk berbagai aplikasi lain,” tambah dia.

Radar AESA X-Band
Saab

Saab mengembangkan radar AESA menggunakan teknologi Gallium Nitride (GaN). Hal ini bukan hal baru karena Saab telah memelopori teknologi ini radar Giraffe untuk matra darat dan laut serta radar Erieye ER pada pesawat  pengintai GlobalEye.

Saab membangun hampir semua komponen radar ini dan memulainya untuk AESA X-Band sejak tahun lalu.

Saab juga mengonfirmasi bahwa radarnya tidak terkait ITAR (International Traffic in Arms Regulations) sehingga tidak akan terkenan embargo ekspor komponen oleh Amerika Serikat.

Radar AESA untuk Griepn C/D tidak akan digunakan pada Gripen E/F karena untuk pesawat tersebut telah menggunakan radar AESA ES-05 Raven dengan teknologi Gallium Arsenide (GaAS) buatan Leonardo. 

Roni Sontani

One Reply to “Saab tawarkan modernisasi Gripen C/D dengan opsi radar AESA baru”

  1. Rasanya utk batch produksi gripen e/f selanjutnya akan beralih menggunakan radar ini yg berbasis GAn….sementara menunggu radar ini cukup matang utk dioperasikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *