Spesifikasi masih dirahasiakan, Rusia siap uji sistem pertahanan udara S-500

AIRSPACE REVIEW (arspace-review.com) – Rusia siap melakukan pengujian awal sistem pertahanan udara S-500 Prometey. Walau spesifikasi teknisnya belum dikeluarkan secara resmi atau masih dirahasiakan, disebut-sebut sistem ini mampu menghancurkan sasaran udara pada jarak 600 km.

Pengujian awal (preliminary test) S-500 akan dilaksanakan tahun 2020. S-500 selanjutnya akan diserahkan kepada Angkatan Bersenjata Rusia pada 2025. Demikian dikatakan Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexei Krivoruchko.

“Tahun depan, direncanakan untuk memulai pengujian tahap awal sistem rudal antipesawat S-500, produksi model pertama yang akan diserahkan pada 2025,” ujar Krivoruchko seperti diberitakan Sputniknews, Sabtu, 28 Desember.

S-500 Prometey (Prometheus) atau 55R6M Triumfator-M dirancang oleh Almaz-Antey sebagai pelengkap sistem S-400 Triumf yang telah dimiliki oleh Rusia dan diimpor beberapa negara pembeli seperti China dan Turki.

Berbeda dengan S-400 yang telah dijual ke negara lain, untuk saat ini S-500 hanya akan digunakan oleh Rusia. Hal ini dikatakan oleh CEO Rostec Sergei Chemezov beberapa waktu lalu.

S-500
Sputnik

Sejumlah sistem perangkat besar menjadi pendukung sistem S-500 Prometey. Di antaranya adalah wahana peluncur 77P6 yang diusung truk BAZ-69096 10X10, Pos Komando 55K6MA dan 85Zh-6 di atas truk BAZ-69092-16 6X6, serta radar manajemen pertempuran 91N6A(M) di atas truk BAZ-6403.01 8X8.

Kemudian ada juga radar akuisisi 96L6-TsP di atas truk BAZ-69096 10×10, radar pengunci multimode 76T6 di atas truk BAZ-6909-022 8X8, serta radar pengunci ABM 77T6 di atas truk BAZ-69096 10X10.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *