Bakal Diterima Kuwait, Typoon Pertama dengan Radar AESA Telah Mengudara

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur pertama Eurofighter Typhoon yang telah dilengkapi radar Captor E-Scan Active Electronically Scanned Array (AESA) mengudara perdana di Pusat Uji Penerbangan milik Leondardo Aircraft Division di Turin-Caselle, Italia pada Senin, 23 Desember 2019.

Pesawat akan diserahkan kepada pemesannya yaitu Kuwait pada 2020 untuk digunakan oleh angkatan udara negeri itu.

Kuwait pada April 2016 memesan 28 Eurofighter Typhoon senilai 8,6 miliar dolar AS. Terdiri dari 22 pesawat kursi tunggal dan enam unit pesawat berkursi tandem.

Diberitakan Eurofighter, Typhoon untuk Angkatan Udara Kuwait merupakan pesawat pertama dari produksi Instrumented Series Production Aircraft (ISPA) 6.

Selain dilengkapi radar Captor E-Scan, pesawat juga dilengkapi sejumlah persenjataan tambahan termasuk rudal udara ke darat Storm Shadow dan Brimestone. Typhoon seri ini disebut sebagai jet tempur Eurofighter dengan teknologi terdepan.

Pesawat juga dilengkapi dengan Sniper Advanced Targeting Pod buatan Lockheed Martin, DRS-Cubic ACMI P5 combat training pod, dan perangkat bantu navigasi yang telah ditingkatkan (VOR).

Jerman dan Inggris merupakan dua negara pengguna Typhoon yang sedang mengintegrasikan beberapa perangkat seperti paket peningkatan untuk Kuwait.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *