Tak Dapat Diskon untuk F-16 Viper, Bulgaria Kembali Lirik Gripen dan Typhoon

Gripen CWikipedia

AIRSPACE REVIEW (angkasareview.com) – Keputusan Bulgaria untuk membeli jet tempur F-16 Viper tampaknya bakal segera direvisi. Sebab, Amerika Serikat (AS) sulit untuk memberikan potongan harga alias diskon bagi penjualan F-16 Block 70 ini kepada Bulgaria.  

Menteri Pertahanan Bulgaria Krasimir Karakachanov kepada Radio Nasional Bulgaria mengatakan, Washington tak memberikan potongan harga dalam negosiasinya dengan Sofia (ibu kota Bulgaria).

Baca Juga: viper-menggeliat-bulgaria-juga-jatuhkan-pilihan-pada-f-16v

Dijelaskan, pihaknya tak berharap mendapat semua hal secara gratis dari Amerika Serikat. Namun harga yang ditawarkan adalah harga normal seperti yang ditawarkan kepada negara-negara lain. Misalnya kepada Slovakia.

Untuk diketahui, Bulgaria berniat membeli delapan pesawat tempur baru buatan Barat guna menggantikan peran jet tempur lama MiG-29.

Baca Juga: beli-25-f-16v-maroko-juga-tingkatkan-23-f-16-block-52-jadi-viper

Selain Lockheed Martin dari AS, Eurofighter dari Italia dan Saab dari Swedia masing-masing ikut berkompetisi menawarkan Typhoon dan Gripen.

Dikutip dari Defense News, tahun lalu Slovakia telah menandatangani kontrak dengan AS untuk pembelian 14 F-16 Block 70/72 senilai 1,59 miliar dolar AS.

Baca Juga: lockheed-martin-setuju-f-16-dibuat-di-india

Karakachanov tidak menyebutkan berapa harga yang ditawarkan oleh AS kepada Bulgaria. Namun pemerintah Bulgaria memperkirakan nilai pembelian berkisar 859 juta dolar AS.

Roni Sontani

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *