Apakah Iran siap memasok rudal jelajah jarak jauh Paveh ke Rusia? Ini keunggulannya

Rudal Paveh Iran

AIRSPACE RVIEW – Iran baru-baru di pameran Forum Army-2024, Moskow, Rusia mulai mengiklankan rudal jelajah Paveh buatannya untuk diekspor.

Paveh adalah rudal jelajah strategis permukaan ke permukaan jarak jauh baru produksi dalam negeri Iran. Rudal ini diperkenalkan ke publik pertama kali pada 2 Februari 2023.

Rudal ini dilengkapi dengan mesin turbojet yang dipasang secara eksternal di bagian atas badannya.

Selain itu, rudal ini memiliki sayap yang dapat ditarik, dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamis dan stabilitasnya selama penerbangan.

Fitur unggulan rudal Paveh adalah kemampuannya untuk mengambil jalur alternatif menuju targetnya, yang dapat mempersulit upaya untuk mencegatnya.

Kemampuan manuver ini memungkinkan rudal untuk menyesuaikan lintasannya selama penerbangan, yang berpotensi menghindari tindakan defensif dan mendekati target dari arah yang tidak terduga.

Paveh juga dirancang untuk dapat beroperasi dalam kelompok terkoordinasi, berkemampuan untuk berkomunikasi dengan rudal lain saat terbang.

Dalam formasi seperti itu, satu rudal dapat mengambil peran untuk membimbing yang lain dan berpotensi mengorbankan dirinya sendiri guna memastikan keberhasilan misi.

Rudal Paveh memiliki jangkauan 1.650 km yang memungkinkannya mencapai target yang jauh, termasuk target strategis di wilayah Israel.

Meskipun produk baru, rudal jelajah Paveh sudah teruji dalam perang sesungguhnya.

Pada April 2024, jet tempur Israel melakukan serangan udara terhadap konsulat Iran di Damaskus, yang mengakibatkan hancurnya gedung tersebut dan tewasnya beberapa penasihat militer Iran.

Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan rudal dan drone kamikaze terhadap Israel pada 13 April 2024 dengan menargetkan pangkalan militer yang diyakini menjadi sumber serangan Israel.

Rudal Paveh dilaporkan termasuk yang digunakan dalam operasi ini dan menunjukkan kemampuan operasionalnya dalam skenario pertempuran nyata.

Ekspor rudal Paveh merupakan bagian dari upaya Iran untuk memantapkan diri sebagai peserta pasar senjata global, khususnya di bidang teknologi rudal.

Dengan memamerkan Paveh di pameran Forum Army-2024, Iran menunjukkan niatnya untuk memperluas pengaruhnya dan membangun hubungan dengan negara yang berminat untuk meningkatkan kemampuan strategis mereka.

Sebagai catatan, ekspor pertahanan Iran ke Rusia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, terutama sejak dimulainya konflik di Ukraina.

Hubungan ini telah berubah dari kemitraan transaksional menjadi kolaborasi yang lebih strategis.

Ekspor pertahanan Iran ke Rusia mencakup pesawat nirawak, seperti drone kamikaze Shahed 136 dan drone serang Mohajer 6.

Beberapa kali dilaporkan Iran juga akan memasok Rusia dengan rudal balistik jarak dekat, meskipun laporan tersebut dibantah Teheran.

Bukan tak mungkin, secara diam-diam Iran juga dapat mengekspor Paveh ke Rusia, tentunya dengan mendapatkan timbal balik yang setera dari Moskow. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *