Kapal selam nuklir Dmitry Donskoy kembali melaut untuk misi tempur

Kapal selam Dmitry DonskoyDmitry Donskoy

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kapal selam penjelajah nuklir Rusia, Dmitry Donskoy, kembali melaut untuk melaksanakan misi tempur di tengah pemberitaan bahwa kapal ini telah dipensiunkan.

Hal itu dikatakan Kepala Gerakan Dukungan Armada Seluruh Rusia Vladimir Maltsev kepada TASS pada 6 Agustus.

“Meskipun sejumlah laporan media mengatakan bahwa kapal penjelajah rudal kapal selam Dmitry Donskoy sedang dinonaktifkan, saat ini berhasil keluar di laut dalam misi tempur,” kata Maltsev.

Sebelumnya pada 26 Juli, kapal selam nuklir Dmitry Donskoy kembali dari Laut Putih ke pangkalan angkatan laut Belomorsk di Severodvinsk.

Selama sekitar satu bulan, kapal selam itu melakukan berbagai tugas pelatihan tempur.

Selain itu, Dmitry Donskoy mengambil peran dalam uji coba berbagai kapal selam yang saat ini sedang dibangun oleh galangan kapal Sevmash.

Kapal selam Dmirty Donskoy (NATO: Typhoon) dibangun pada 30 Juni 1976 dan diluncurkan pada September 1980.

Setahun kemudian pada 29 Desember 1981 kapal selam Project 941 Akula ini memasuki dinas militer.

Kapal yang ditenagai dua reaktor nuklir OK-650 ini  dilengkapi dengan persenjataan berupa 20 unit rudal balistik RSM-56 Bulava, empat tabung torpedo 533 mm, dan 2 tabung torpedo 650 mm.

Peluncuran pertama rudal Bulava dilakukan oleh Dmitriy Donskoy pada 27 September 2005.

Kapal ini muncul ke permukaan dan menembakkan rudal dari satu titik di Laut Putih.

Kemudian pada 21 Desember 2005, sistem rudal baru tersebut diuji di bawah air untuk pertama kalinya.

Penembakan rudal Bulava dari bawah permukaan air berhasil mencapai target di Kura Test Range, Semenanjung Kamchatka.

-Poetra-

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *