Latihan Shipboard Operation Helikopter H225M Caracal TNI AU di KRI Sriwijaya-100
PuspenerbalAIRSPACE REVIEW – Dalam rangka meningkatkan kemampuan serta profesionalisme penerbang helikopter pada operasi di atas kapal perang, Instruktur Penerbang dari Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) memandu latihan Shipboard Operation bagi penerbang helikopter H225M Caracal TNI Angkatan Udara (TNI AU) di KRI Sriwijaya-100 pada Jumat (16/10).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Komando Latihan Penerbangan Angkatan Laut (Dankolat Penerbal), Kolonel Laut (P) Rai Terianom ini dirancang untuk membekali dan memperdalam pemahaman serta keterampilan para penerbang TNI AU dalam menghadapi tantangan operasional di lingkungan maritim.
Puspenerbal dalam pemberitaannya menyatakan, sebelum terjun langsung melaksanakan praktik pendaratan dan lepas landas di geladak KRI Sriwijaya, para peserta terlebih dahulu dibekali dengan materi teori dan latihan simulasi (dry run).
Sesi materi teori disampaikan oleh Kapten Laut (P) M. Yudhie Andika bersama Kapten Laut (P/W) Virnanda.
Selanjutnya, para peserta menjalani latihan simulasi di Helideck Simulator Puspenerbal Juanda untuk memahami secara mendalam prosedur operasional standar (SOP), teknik pendaratan, serta faktor keselamatan (safety guidelines) di atas kapal.
Meningkatkan Interoperabilitas
Memasuki tahap praktik lapangan, materi Shipboard Operation diberikan secara intensif oleh tim instruktur berpengalaman, antara lain Kolonel Laut (P) Rai Terianom, Letkol Laut (P) Rachmat Fetaro Hia, Mayor Laut (P) Desly, dan Kapten Laut (P) Riffan Ringga.
Melalui latihan kolaboratif ini, para penerbang tidak hanya ditempa untuk menguasai karakteristik unik geladak kapal dan teknik take-off/landing di laut lepas, tetapi juga mengasah koordinasi mutlak antara awak helikopter dan personel kapal perang.
Diharapkan, terlaksananya latihan Shipboard Operation ini dapat memperkuat kesiapan operasional serta meningkatkan interoperabilitas sinergis antara TNI AU dan TNI AL dalam mendukung berbagai misi dan operasi udara maritim di wilayah perairan Indonesia. (PN)
