Di Tengah Kerja Sama Antidrone, Pesawat Il-76MD Ukraina Terpantau Beroperasi di Arab Saudi

Il-76MD UkrainaUkrainian MoD
Il-76MD Angkatan Udara Ukraina.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah pesawat angkut berat Il-76MD milik Angkatan Udara Ukraina terpantau oleh data pelacakan penerbangan saat bertolak dari Sharurah, sebuah kota di Provinsi Najran, Arab Saudi, yang terletak dekat perbatasan Yaman.

Kehadiran pesawat kargo militer Ukraina di wilayah selatan kerajaan tersebut merupakan pemandangan yang sangat langka di tengah intensifnya kerja sama pertahanan kedua negara.

Berdasarkan data pelacakan yang dibagikan oleh akun sumber terbuka Egypt’s Intel Observer, pesawat bermesin empat dengan registrasi 76661 tersebut terpantau terbang ke arah utara melintasi Laut Merah pada ketinggian sekitar 33.975 kaki (10.350 meter).

Penerbangan tersebut tercatat bertolak dari Sharurah menuju Bandara Sabiha Gökçen di Istanbul, Turkiye, setelah sebelumnya terbang dari Lviv di Ukraina barat.

Kerja Sama Antidrone

Hingga saat ini, baik pihak Kyiv maupun Riyadh belum memberikan keterangan resmi mengenai muatan maupun tujuan pendaratan pesawat tersebut di bandara yang terletak dekat perbatasan Yaman.

Namun, kemunculan armada angkut strategis ini terjadi beriringan dengan keterlibatan militer Ukraina di kawasan Teluk.

Seperti diketahui, Presiden Volodymyr Zelensky sebelumnya mengerahkan ratusan spesialis antidrone untuk membantu negara-negara mitra, termasuk Arab Saudi, menangkis ancaman serangan udara serta melatih pasukan lokal.

Adapaun Bandara Sharurah diketahui melayani lalu lintas sipil maupun militer dan berada dekat garis perbatasan Yaman, menjadikannya salah satu simpul penting di wilayah selatan Saudi.

Dukungan Operasional Lanjutan

Kehadiran logistik militer Ukraina di kawasan ini memperkuat spekulasi adanya dukungan operasional lanjutan dalam program pertahanan udara regional, meskipun pihak berwenang belum mengonfirmasi secara rinci kaitan penerbangan tersebut dengan misi penangkalan drone maupun konflik di Yaman.

Sebagai pesawat angkut strategis rancangan era Soviet, Il-76MD memiliki kemampuan membawanya muatan kargo hingga sekitar 40 ton.

Angkatan Udara Ukraina diketahui hanya mengoperasikan armada pesawat angkut jenis ini dalam jumlah yang sangat terbatas, sehingga setiap pergerakan internasionalnya kerap menjadi sorotan para pengamat militer global.

Rute kepulangan pesawat yang melintasi jalur udara Laut Merah menuju Turkiye sebelum kembali ke Ukraina menunjukkan pola penerbangan logistik jarak jauh yang lazim digunakan untuk misi pemindahan kargo militer bernilai tinggi.

Meski rincian manifesr barang tetap tertutup rapat, kehadiran fisik aset udara strategis Kyiv di Semenanjung Arab menegaskan dinamika baru dalam perluasan jejak militer dan pertahanan luar negeri Ukraina di tengah kecamuk konflik domestik yang masih berlangsung. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *