Dilengkapi Robot dan Drone, ST Engineering Buka Hub MRO Pesawat Keempat di Singapura

ST Engeneering buka hub MRO pesawat keempat di SingapuraST Engeneering, Kevin Lim
ST Engeneering buka hub MRO pesawat keempat di Singapura.

AIRSPACE REVIEW – ST Engineering kembali membuat gebrakan besar di industri aviasi global dengan meresmikan fasilitas pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) kerangka pesawat terbaru di kawasan Changi Creek, Bandara Changi, Singapura, pada 9 Oktober 2026.

Peresmian hub MRO keempat di Singapura yang dihadiri oleh Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong, ini menyoroti penggunaan teknologi mutakhir berupa drone dan robot otonom untuk merevolusi efisiensi perawatan pesawat komersial.

Berdiri di atas lahan seluas 84.000 meter persegi dengan empat bay khusus pesawat berbadan lebar (widebody), fasilitas canggih ini diproyeksikan mampu mendongkrak kapasitas perawatan widebody ST Engineering di Singapura hingga 40 persen.

Dengan penambahan fasilitas baru ini, ST Engineering sanggup melayani tambahan sekitar 100 pesawat setiap tahunnya.

Drone dan Robot Otonom

Di tengah lonjakan permintaan maskapai global akibat ekspansi armada dan tingginya usia operasional pesawat, hangar baru ini menawarkan solusi perawatan yang lebih andal dan tepat waktu, tulis perusahaan dalam rilisnya.

Operasional harian di fasilitas ini dirancang berbasis digital, otomatisasi, dan kecerdasan buatan (AI).

Pengecekan visual eksterior pesawat kini mengandalkan drone, sementara mobilitas pengiriman suku cadang dari gudang ke area perbaikan dikerjakan sepenuhnya oleh robot seluler otonom.

Selain itu, pemanfaatan AI disematkan untuk mendeteksi kerusakan secara presisi dan cepat, didukung oleh perencanaan digital real-time guna memangkas waktu turnaround di darat.

Kompleks hangar ini juga dirancang ramah lingkungan melalui instalasi tenaga surya mandiri dan sistem penampungan air hujan (rainwater harvesting).

Transformasi digital ini turut diiringi oleh penyerapan lebih dari 500 tenaga kerja terampil yang akan dibekali pelatihan khusus teknologi AI dan otomatisasi.

Ekspansi masif di Changi Creek ini juga memperkuat jaringan MRO global ST Engineering, menyusul rencana pembukaan hangar kedua di Ezhou, China, pada paruh kedua tahun 2027 serta pengoperasian dua hangar baru di Pensacola, Florida, Amerika Serikat, mulai awal 2027. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *