Rusia Tingkatkan BREM-80, Awak Kendaraan Tak Perlu Keluar untuk Menarik Tank yang Rusak

Brem 80 ARV yang telah ditingkatkanRostec
Brem 80 ARV yang telah ditingkatkan.

AIRSPACE REVIEW – Produsen tank Rusia, Uralvagonzavod, telah menyelesaikan pengujian kendaraan pemulihan lapis baja (ARV) BREM-80 yang telah ditingkatkan. Peningkatan ini memungkinkan awaknya untuk mengaitkan dan menarik tank yang rusak tanpa harus keluar dari kendaraan.

Perubahan ini, berasal dari masukan langsung prajurit yang mengoperasikan kendaraan di medan tempur Ukraina.

Perusahaan bagian dari korporasi Rostec milik negara Rusia ini mengumumkan pada 6 Oktober 2026, bahwa produksi massal sudah dimulai dan kendaraan-kendaraan tersebut sedang dikirimkan ke pasukan Rusia.

Namun Uralvagonzavod tidak menyebutkan berapa banyak Brem-80 yang telah dibangun atau dikirimkan.

Tugas Berbahaya

Kendaraan pemulihan kelas berat ini digunakan untuk menyeret tank yang rusak/mogok atau terjebak lumpur di medan tempur, agar dapat diperbaiki dan beroperasi kembali.

Pekerjaan ini biasanya mengharuskan awak ARV keluar dari kendaraan untuk memasang kabel derek yang berat dengan tangan dan ini menjadi salah satu tugas paling berbahaya terutama dari ancaman tembakan sniper dan drone FPV bersenjata.

Perubahan utama pada BREM-80 upgrade ini adalah pemasangan perangkat penghubung mekanis, yang menghubungkan ARV ke tank rusak, cukup dioperasikan dari dalam kendaraan.

Selain itu, BREM-80 juga memiliki lapisan pelindung yang diperkuat untuk menahan hulu ledak rudal antitank dan RPG, drone kamikaze, serta pecahan munisi artileri.

Fitur unggulan lainnya yakni pemasangan peralatan radio generasi keenam, yang telah diuji ketahanannya terhadap gangguan dalam kondisi peperangan elektronik (EW) aktif.

Bagian atas BREM-80 juga memperoleh sangkar baja (cope cage) untuk menahan terjangan drone kamikaze dari atas.

Menarik Enam Tank

BREM-80 dibangun di atas sasis tank tempur utama (MBT) T-80, yang ditenagai menggunakan mesin turbin gas berdaya sangat kuat.

Kendaraan dapat menarik beberapa tank sekaligus, termasuk kendaraan lapis baja buatan Barat yang lebih berat.

Hal tersebut telah dibuktikan pada kompetisi Rembat-2018, sebuah BREM-80 unjuk gigi menarik enam tank T-80 sekaligus yang digandeng, dengan berat gabungan lebih dari 290 ton.

BREM-80 juga dilengkapi dengan winch hidrolik, derek pengangkat (hingga 18 ton), dan bilah dozer yang membersihkan jalur dan menahan kendaraan di tempatnya saat menarik beban. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *