Terungkap, Aljazair Impor HQ-17A dari China, Tiruan Sistem Pertahanan Udara Tor Rusia
WeiboAIRSPACE REVIEW – Foto-foto sistem pertahanan udara jarak dekat HQ-17A buatan China yang dicat dengan kamuflase gurun telah muncul dalam platform media sosial China, Weibo, dengan narasi sistem ini akan diekspor ke Aljazair.
Namun pihak terkait di Aljazair maupun CASIC China, sang produsen, belum mengonfirmasi penjualan tersebut, dan jumlah serta waktu pengirimannya masih belum diketahui.
Diketahui, militer Aljazair telah terbiasa dengan produk China di mana sebelumnya telah mengoperasikan HQ-9 sistem pertahanan udara jarak menengah dan peralatan perang elektronik (EW) CHL-906.
Tiruan Tor-M1 Rusia
Diyakini, keluarga HQ-17 China merupakan pengembangan dari Tor-M1 Rusia, sebuah sistem pertahanan udara bergerak yang mendeteksi, melacak, dan menembak ancaman udara dari satu kendaraan.
Diketahui, China telah membeli 27 sistem Tor-M1 dari Rusia dalam dua kontrak pada tahun 1996 dan 1999. Berdasarkan Tor-M1, mereka kemudian mengembangkan versinya sendiri yang dilaksanakan oleh CASIC.
HQ-17A dapat diandalkan untuk menembak jatuh pesawat terbang, helikopter, drone, serta rudal jelajah, terutama yang terbang di ketinggian rendah.
Setiap kendaraan peluncur membawa radarnya sendiri dan delapan rudal, sehingga dapat bertempur tanpa dukungan dari unit lain, meskipun juga dapat mengambil data penargetan dari radar pengawasan terpisah.
Rudalnya dapat mencapai kecepatan 3 Mach, menyerang target antara 1,5 km – 20 km jauhnya, dan pada ketinggian hingga 10 km.
CASIC meluncurkan dua varian utama, HQ-17 beroda rantai dan HQ-17A beroda ban dengan penggerak 6×6.
Varian ekspornya disebut sebagai FM-2000, yang di perlihatkan pertama kalinya pada Pameran Udara Zhuhai 2018. Belakangan versi ekspor ini diberi kode baru HQ-17AE sejak 2021.
Sebagai pengguna ekspor pertama adalah Serbia, sistem ini juga dilaporkan telah digunakan oleh Arab Saudi dan Tajikistan. (RBS)
