Perluas Ekosistem Antariksa, Saab Gandeng Tiga Perusahaan Teknologi Swedia
SSC SpaceAIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan terkemuka asal Swedia, Saab, secara resmi menandatangani tiga Nota Kesepahaman (MoU) strategis untuk memperluas kapabilitasnya di domain antariksa.
Langkah ini diambil seiring makin meningkatnya peran wilayah antariksa sebagai arena strategis, operasional, dan taktis dalam peta keamanan global.
Melalui kolaborasi yang disepakati pada 24 September ini, Saab menegaskan ambisinya untuk mengambil peran yang lebih luas sebagai system integrator di sektor antariksa dengan mengoptimalkan keahlian perusahaan di bidang sensor, komunikasi, dan integrasi sistem.
Tiga mitra strategis yang dirangkul Saab dalam penandatanganan kesepakatan ini mencakup SSC Space, OHB Sweden, dan Ericsson.
Integrasi Sistem, Satelit, dan Komunikasi
Dalam kesepakatan dengan SSC Space, kedua pihak akan mengeksplorasi potensi penggabungan keahlian integrasi sistem milik Saab dengan layanan antariksa SSC.
Cakupan kerja sama ini meliputi jaringan stasiun darat, rekayasa misi, layanan platform berktetinggian tinggi (high-altitude platform services), hingga infrastruktur peluncuran orbital di Esrange Space Center.
Sementara itu, MoU dengan OHB Sweden berfokus pada pengintegrasian platform serta sistem satelit yang ada maupun yang akan datang ke dalam solusi multidomain Saab.
Kemitraan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran operasional (operational awareness), konektivitas, serta ketahanan sistem dengan menghubungkan kapabilitas berbasis antariksa ke solusi pertahanan di darat, udara, laut, dan siber.
Adapun bersama Ericsson, Saab akan menjajaki integrasi solusi komunikasi terrestrial (darat) dan antariksa. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung ketahanan pertahanan, keamanan nasional, serta infrastruktur sipil di masa depan.
Perkuat Ekosistem Antariksa Swedia
Saab menilai bahwa meskipun Swedia memiliki banyak pelaku industri dengan kapabilitas kuat di berbagai rantai nilai antariksa, diperlukan sinergi yang lebih erat untuk menggabungkan potensi-potensi tersebut menjadi satu sistem operasional yang utuh.
“Seiring makin pentingnya domain antariksa bagi pertahanan dan keamanan, Saab ingin berkontribusi dalam membangun kapabilitas Swedia yang lebih kuat dan koheren di bidang ini,” ujar Marcus Wandt, Head of Group Strategy and Technology Saab.
Ditegaskan, MoU Saab dengan tiga perusahaan mitra merupakan langkah penting ke arah tersebut, sekaligus mencerminkan ambisi kami untuk mengambil peran lebih luas sebagai system integrator di domain antariksa.
Kerja sama ini menandai transformasi penting bagi Saab dalam menghubungkan teknologi pertahanan konvensional dengan infrastruktur berbasis antariksa guna menghadapi tantangan keamanan masa depan. (RNS)
