Laporan Resmi: Rudal S-400 India Lumpuhkan Pesawat Misi Khusus Pakistan saat Operasi Sindoor
IAFAIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara India (IAF) mencatatkan salah satu rekor tembakan pertahanan udara permukaan ke udara terjauh setelah sistem rudal S-400 milik mereka berhasil menghancurkan pesawat misi khusus (special-mission aircraft) milik Pakistan dari jarak 314 kilometer.
Informasi ini diungkapkan dalam Laporan Tahunan Kementerian Pertahanan India 2025–2026 yang dirilis pada Minggu (13/9/2026), seperti diberitakan The Hindu.
Insiden tersebut terjadi di tengah konflik singkat selama empat hari yang berlangsung pada 7–10 Mei 2025, yang dikenal dengan nama Operasi Sindoor (Operation Sindoor).
Laporan tersebut menyebutkan bahwa keberhasilan penembakan jarak jauh ini membuktikan kapabilitas sistem pertahanan udara India sekaligus mematahkan anggapan lawan bahwa jarak aman dapat melindungi armada udara mereka dari jangkauan rudal India.
Kronologi dan Penggunaan Sistem Terintegrasi
Menurut laporan Kementerian Pertahanan India, radar pertahanan udara mendeteksi ancaman secara senyap sebelum rudal permukaan ke udara jarak jauh diarahkan ke sasaran di batas luar jangkauan operasinya.
Keberhasilan operasi ini didukung oleh sistem pertahanan udara terintegrasi Integrated Air Command and Control System (IACCS) buatan dalam negeri.
IACCS menggabungkan seluruh radar pemantauan sipil maupun militer untuk menyajikan gambaran situasi udara (Recognised Air Situation Picture) secara real-time.
Melalui pos komando taktis (Networked Tactical Nodes) milik IAF, operator memilah dan mengidentifikasi target secara presisi guna memastikan penerbangan sipil internasional tidak terdampak selama konflik berlangsung.
Sebaliknya, laporan tersebut menuding Pakistan tetap membuka ruang udara sipilnya di tengah berkecamuknya pertempuran.
Serangan Balasan dan Penghargaan
Sebagai bagian dari operasi tersebut, IAF juga melancarkan serangan terhadap sejumlah infrastruktur militer Pakistan, termasuk radar pertahanan udara dan pusat kendali di beberapa lokasi seperti Chaklala, Rahim Yar Khan, Sukkur, Murid, Sargodha, Jacobabad, dan Bholari.
Kementerian Pertahanan India menyatakan aksi militer Pakistan pada 8–10 Mei yang menyasar aset militer hingga fasilitas sipil direspons India secara terukur namun terukur merugikan (calibrated and punitive) untuk menghentikan eskalasi lebih lanjut.
Info Lainnya: Abaikan tekanan AS, India resmi tambah pesanan sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia
Atas keberhasilan Operation Sindoor, sebanyak 219 Penghargaan Keberanian Presiden (Presidential Gallantry Awards) dianugerahkan kepada personel IAF pada 15 Agustus 2025 atas peran mereka dalam operasi tersebut.
Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan kunjungan langsung ke Pangkalan Udara Adampur pada 12 Mei 2025 untuk memberikan apresiasi langsung kepada para prajurit udara. (PN)
