Lengkapi Jet Tempur Su-57, Rudal Siluman S-71 Rusia Dipamerkan Pertama Kali di Mesir

Rusia pamerkan rudal siluman S-71 di MesirUAC
Rusia pamerkan rudal siluman S-71 di Mesir.

AIRSPACE REVIEW – Rusia memamerkan lini senjata presisi jarak jauh (standoff weapons) generasi terbarunya untuk pertama kali di pameran El Alamein International Airshow 2026 di Mesir pada 8-10 September.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah rudal siluman S-71K Kovyor, yang dipamerkan bersama varian S-71M Monokhrom serta rudal jelajah mini S8000 Banderol (versi ekspor: Dan-T).

Kehadiran persenjataan ini memperlihatkan fokus strategi Moscow dalam mengoperasikan senjata presisi siluman berbiaya relatif murah namun dapat diproduksi massal untuk mendampingi rudal jelajah kelas berat.

Pengembangan sistem udara ini sangat dipengaruhi oleh dinamika pertempuran di Ukraina.

Konflik intensitas tinggi tersebut memaksa Rusia menembus jaringan pertahanan udara lawan yang semakin rapat menggunakan kombinasi rudal, drone, dan umpan.

Keluarga S-71

Keluarga S-71 hadir dalam dua varian utama dengan spesifikasi teknis serta peran taktis yang saling melengkapi di medan tempur.

Varian dasar S-71M Monokhrom dirancang sebagai amunisi berpendorong mesin turbojet ringkas dengan arsitektur bersudut (faceted) untuk menekan jejak radar, serta mengandalkan sistem navigasi inersia dan struktur berbahan komposit fiberglass agar dapat diproduksi massal secara cepat dan ekonomis.

Rudal ini membawa hulu ledak bom daya ledak tinggi fragmentation OFAB-250-270 yang ampuh menghantam target permukaan.

Sementara itu, varian S-71K Kovyor tampil sebagai versi yang lebih canggih dengan penampang radar rendah (low observable) yang jauh lebih kentara.

S-71K mengusung desain badan yang membulat dan lebar, sayap lipat tebal, sirip ekor V terbalik, serta dibekali pemrosesan data mandiri dan pemandu elektro-optik (electro-optical seeker) untuk menghantam sasaran secara lebih fleksibel dan presisi.

Combat Proven di Ukraina

United Aircraft Corporation (UAC) mengonfirmasi bahwa keluarga S-71 memang dirancang khusus menyesuaikan kompartemen senjata internal maupun pylon luar jet tempur generasi kelima Su-57, meski tetap dapat diintegrasikan pada platform tempur standar lainnya.

Kedua varian S-71 ini untuk mengisi celah antara bom berpenuntun (glide bomb) dan rudal jelajah strategis yang mahal, memberikan jangkauan serang jarak jauh yang aman bagi pesawat pembawa.

Selain seri S-71, Rusia juga menampilkan rudal jelajah mini S8000 Banderol yang memiliki jangkauan hingga 500 km.

Berukuran jauh lebih kecil dibanding rudal jelajah konvensional, Banderol mengombinasikan komponen elektronik komersial dengan mesin jet kecil dan telah diintegrasikan pada helikopter serang Mi-28NM Havoc.

MUMN negara Rusia, Rostec, menyatakan amunisi presisi terbaru ini telah mengantongi pengalaman tempur (combat-proven) lewat ratusan kali peluncuran di medan operasi.

Melalui debut di Mesir ini, Rusia berupaya memikat pasar ekspor global yang kian berminat pada amunisi presisi berfitur siluman dengan harga terjangkau. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *