Akhir Era sang Pengacak Sinyal: EC-130H Compass Call Resmi Pensiun Setelah 40 Tahun

EC-130H Compass Call USAF dipensiunkanVia X
EC-130H Compass Call USAF dipensiunkan.

AIRSPACE REVIEW – Setelah empat dekade mengudara dan menjadi benteng peperangan elektronik Amerika Serikat, pesawat legendaris EC-130H Compass Call akhirnya resmi mengakhiri masa bakti operasionalnya.

Momen bersejarah ini ditandai lewat penerbangan terakhir dari Pangkalan Angkatan Udara Davis-Monthan di Arizona dengan kode panggilan VOLT01.

Selama kurang lebih enam jam mengangkasa, pesawat bernomor registrasi 73-1590 tersebut terbang dalam formasi bersanding dengan sang penerus, EA-37B, melambangkan penyerahan tongkat estafet kemampuan tempur elektromagnetik ke generasi yang lebih modern.

Hanya 14 Unit

Sejak debut tempurnya dalam Operasi Just Cause di Panama pada 1989, pesawat modifikasi berbasis C-130H Hercules ini terus menjadi aset krusial di berbagai medan konflik global. Mulai dari Badai Gurun di Balkan hingga dua dekade pengabdian tanpa henti di Afghanistan dan Timur Tengah.

Meski armadanya tergolong sangat kecil dengan hanya 14 unit yang pernah dikonversi, keandalan 13 awak di setiap penerbangannya berhasil mencatatkan lebih dari 76.000 jam terbang tempur untuk mengacak sinyal komunikasi serta melumpuhkan jaringan komando musuh.

Kini, era baru peperangan elektronik resmi dimulai lewat hadirnya EA-37B yang dikembangkan dari platform jet bisnis Gulfstream G550.

Berbeda dengan pendahulunya yang bertubuh besar, EA-37B tampil lebih ramping, lebih cepat, dan sanggup terbang jauh lebih tinggi dengan kebutuhan awak yang lebih sedikit.

Mengintegrasikan sekitar 70% peralatan misi dari EC-130H ke dalam arsitektur yang modern, platform baru ini dirancang untuk menembus pertahanan udara masa kini yang kian canggih.

Hebatnya, keandalan jet anyar ini sudah teruji secara nyata di medan perang. EA-37B tercatat telah dikerahkan secara operasional dalam Operasi Epic Fury di Timur Tengah pada 2026, bahkan sebelum armadanya mencapai status kemampuan operasional penuh.

22 Unit EA-37B

Dengan pengesahan anggaran yang berpotensi menambah armadanya hingga 22 unit, AS menegaskan kesiapannya menjaga dominasi spektrum elektromagnetik.

Sementara itu, upacara perpisahan resmi bagi EC-130H pada 18 September mendatang akan menutup dengan hormat babak panjang kisah sang veteran udara.

Sebagai penutup perjalanan panjangnya, purnatugasnya EC-130H Compass Call bukan sekadar momen perpisahan biasa bagi dunia penerbangan militer, melainkan sebuah transformasi strategi pertahanan yang krusial.

Kehadiran EA-37B tidak hanya mengisi celah yang ditinggalkan sang legenda, tetapi juga menetapkan standar baru dalam pertempuran modern di mana penguasaan spektrum elektromagnetik menjadi kunci utama kemenangan.

Momen terbang bersama di atas langit Arizona itu pun menjadi simbol kehormatan: menyambut fajar baru dominasi udara Amerika Serikat, sembari memberi penghormatan tertinggi bagi dedikasi ribuan jam terbang sang veteran yang kini resmi menuntaskan tugasnya. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *