Ban Pecah Saat Mendarat, Penyebab NC212 TNI AL Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat NC212-200 U-6215 Puspenerbal tergelincir di Bandara Sultan HasanuddinVia Kompas.com
Pesawat NC212-200 U-6215 Puspenerbal tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin.

AIRSPACE REVIEW – Insiden tergelincirnya pesawat NC212-200 Aviocar milik Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Selasa (25/8), dipastikan dipicu oleh kendala teknis akiban ban pecah saat proses pendaratan di Runway 03.

Meski pesawat dengan nomor ekor U-6215 tersebut sempat meluncur keluar dari landasan pacu, Runway 03 bandara tersebut, seluruh personel di dalam pesawat dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal ini berhasil dievakuasi dalam kondisi aman.

“Ketiga kru selamat tanpa cedera,” ujar Kepala Dinas Penerangan Pupenerbal Letkol Laut Eko Hadi Setyawan dalam penjelasannya dikutip Antaranews.

Eko menerangkan, insiden tersebut berawal ketika pesawat menyentuh area landasan dan bergerak melambat. Namun secara tak terduga, ban utama di sisi kanan pesawat mendadak kempis dan pecah.

“Sesaat setelah menyentuh landasan dan melakukan landing roll, ban utama sebelah kanan mengalami kempis/pecah (R/H Main Tyre Flat),” ujar Eko.

Pergerakan Pesawat Tidak Dapat Dipertahankan Lurus

Kondisi tersebut membuat kendali arah pergerakan pesawat tidak lagi dapat dipertahankan lurus di atas landasan pacu, hingga akhirnya pesawat menyimpang ke sebelah kanan dan keluar dari tepi landasan sejauh kurang lebih 26 hingga 30 meter.

Saat menghadapi situasi darurat di atas landasan, para awak pesawat dengan sigap bertindak cepat sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) guna mengantisipasi potensi bahaya yang lebih besar.

Awak pesawat langsung menjalankan standar keselamatan berupa emergency cut engine sesuai SOP untuk meminimalkan risiko lebih lanjut, dilanjutkan dengan proses pemeriksaan teknis awal di lokasi kejadian.

Info Lainnya: NC212 Aviocar: Dari Penerbangan Perintis hingga Misi Khusus yang Tak Lekang oleh Zaman

Pasca-insiden tersebut, tim gabungan dari Puspenerbal segera berkoordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin serta pengelola bandara untuk melakukan penanganan.

Petugas kemudian melakukan perbaikan berupa penggantian ban yang rusak langsung di lokasi kejadian sebelum menarik pesawat menuju Apron Lanud Sultan Hasanuddin.

Pihak Puspenerbal menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan keselamatan penerbangan (flight safety) melalui evaluasi dan pemeliharaan armada secara menyeluruh.

Jandwal Penerbangan di Bandara Tidak Terdampak

Sementara itu, pihak pengelola bandara memastikan aktivitas dan seluruh jadwal penerbangan sipil tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti dengan memaksimalkan penggunaan landasan pacu alternatif.

Bada di Sini: Pesawat NC212 TNI Angkatan Laut Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Seperti diberitakan Airspace Review sebelumnya, sebuah pesawat NC212 milik Puspenerbal mengalami insiden tergelincir dari landasan pacu di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa siang sekitar pukul 11.25 WITA.

Juru Bicara Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Taufan Yudhistira, membenarkan terjadinya insiden tersebut setelah beredarnya rekaman video di media sosial. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *