Kerahkan A400M dan C-130J-30, TNI AU Kirim 33,7 Ton Bantuan Logistik ke NTT dan Maumere

A400M menyalurkan bantuan ke NTT dan MaumereTNI AU
A400M menyalurkan bantuan ke NTT dan Maumere.

AIRSPACE REVIEW – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat mengakselerasi penanganan pascagempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Guna memastikan penyaluran bantuan berjalan efisien, sebanyak 33,7 ton logistik diberangkatkan langsung dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (16/8/2026).

Operasi kemanusiaan ini mengandalkan dua armada angkut berat andalan TNI AU, yaitu pesawat Airbus A400M Atlas dan C-130J-30 Super Hercules.

Pesawat Airbus A400M dikerahkan menerbangkan logistik seberat 20.227 kilogram menuju Labuan Bajo.

Sementara itu, armada C-130J-30 Super Hercules menerbangkan bantuan seberat 13.500 kilogram menuju Maumere.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menyatakan, pengerahan jalur udara merupakan opsi terbaik untuk menembus wilayah terdampak dalam waktu singkat.

Ia menegaskan bahwa langkah ini dilakukan agar seluruh bantuan darurat dapat segera sampai dan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di NTT.

A-4002 dan A-1344

Pelibatan pesawat Airbus A400M bernomor ekor A-4002 menjadi bukti kesiapan operasional tinggi armada angkut berat TNI AU dalam melakoni Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Di tengah kesibukan persiapan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus, A400M tetap disiagakan untuk melayani misi kemanusiaan darurat tanpa mengganggu kesiapan armada.

Sementara itu, pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules yang dikerahkan kali ini adalah pesawat bernomor ekor A-1344.

Baca di Sini: Pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1344 resmi diserahkan dari Kementerian Pertahanan kepada TNI AU

Pesawat ini merupakan unit keempat dari lima pesanan Kemhan RI yang telah tiba dari Georgia, Amerika Serikat, pada 22 Januari 2024 lalu dan diserahterimakan secara resmi kepada TNI AU pada 24 Januari di tahun yang sama guna memperkuat Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *