Rusia Jatuhkan Lebih dari 8.300 Bom Berpemandu ke Ukraina Selama Juli 2026

Bom berpemandu UMPK RusiaVKS
Bom berpemandu UMPK Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Intensitas pertempuran di garis depan Ukraina mencapai titik tertinggi sepanjang bulan Juli 2026. Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa pasukan militer Rusia menjatuhkan lebih dari 8.300 bom udara berpemandu (guided aerial bombs) di berbagai wilayah pertempuran.

Angka ini mencatatkan rekor bulanan tertinggi sejak invasi berskala penuh dimulai, sekaligus mempertegas ketergantungan Moskow pada kekuatan udara jarak jauh untuk menekan lini pertahanan Ukraina.

Lonjakan penggunaan bom udara terpandu, yang dilengkapi dengan kit pemandu dan sayap luncur UMPK, menunjukkan peningkatan dibanding bulan Juni sebelumnya yang mencatat 8.266 bom.

Laju Produksi Tinggi

Tren kenaikan yang terjadi secara beruntun ini mengindikasikan bahwa industri pertahanan Rusia berhasil mempertahankan laju produksi kit konversi bom luncur dalam skala besar.

Strategi ini dimanfaatkan Moskow untuk membombardir posisi pertahanan, pusat logistik, dan pemukiman di garis depan tanpa harus mempertaruhkan pesawat tempur taktisnya dari jangkauan sistem pertahanan udara Ukraina.

Baca Juga: Rusia melakukan serangan udara terbesar terhadap Ukraina, jatuhkan 268 bom berpemandu presisi dalam satu hari

Tidak hanya di udara, eskalasi militer juga terjadi secara masif di darat. Data dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mencatat sebanyak 7.922 kontak tembak terjadi sepanjang Juli, atau rata-rata melebihi 250 bentrokan pertempuran setiap harinya.

Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan Juni yang mencatatkan 7.316 bentrokan, menandakan peningkatan tempo operasi darat di berbagai sektor pertempuran.

97.000 Kali Serangan

Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Ukraina mencatat pasukan Rusia melancarkan hampir 97.000 kali serangan terhadap posisi-posisi Ukraina sepanjang bulan Juli.

Dari total serangan tersebut, lebih dari 1.300 di antaranya melibatkan sistem peluncur roket ganda (multiple launch rocket systems/MLRS).

Kombinasi serangan udara intensif dan gempuran artileri darat ini menegaskan komitmen Moskow untuk terus memberikan tekanan tiada henti di sepanjang garis depan pertempuran. (ON)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *