Gantikan Hercules Tua, Kolombia Akuisisi 2 KC-390 Millennium Senilai Rp5,9 Triliun

KC-390 Millennium Kolombia_Embraer
KC-390 Millennium Kolombia.

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Kolombia (Fuerza Aeroespacial Colombiana/FAC) secara resmi telah menandatangani kontrak pembelian dua unit pesawat angkut taktis dan tanker multimisi KC-390 Millennium dengan produsen kedirgantaraan asal Brasil, Embraer.

Kesepakatan senilai 366,4 juta USD (sekitar Rp5,9 triliun) yang ditandatangani pada 4 Agustus 2026 ini menjadi langkah strategis Kolombia dalam memodernisasi armada angkut udara dan kapasitas pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling/AAR).

Penandatanganan kontrak tersebut merupakan hasil dari evaluasi mendalam yang diselaraskan dengan Strategi Pengembangan Udara dan Antariksa Kolombia 2042.

Berdasarkan jadwal kesepakatan, unit pertama KC-390 dijadwalkan tiba dan mulai beroperasi pada tahun 2029, disusul unit kedua pada tahun 2030.

Baca Juga: Ekspansi agresif Embraer: C-390 Millennium segera dominasi langit Chili dan Kolombia

Skema pembayaran kontrak ini menerapkan harga tetap (fixed-price structure) yang dieksekusi secara bertahap selama empat tahun untuk melindungi anggaran pertahanan nasional dari potensi inflasi dan fluktuasi pasar global.

Selain mencakup dua unit unit pesawat, paket kontrak komprehensif ini juga mencakup peralatan misi, dukungan logistik awal, peralatan darat, pelatihan awak pesawat, serta program alih teknologi (offset) sesuai dengan regulasi industri pertahanan Kolombia.

Paket Lengkap

Pesawat KC-390 Kolombia dilengkapi dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara (Wing Air Refueling Pods), sistem komunikasi satelit, avionik modern, serta sistem pertahanan diri terintegrasi seperti Radar Warning Receiver (RWR) dan Chaff/Flare Dispensers.

Pesawat ini juga dapat dikonfigurasi untuk evakuasi medis darurat yang mampu mengangkut hingga 74 pasien di atas tandu.

Langkah akuisisi ini sekaligus meremajakan armada angkut udara Kolombia yang sebelumnya mengandalkan pesawat tua Lockheed Martin C-130 Hercules.

Pesawat KC-390 dirancang modern dengan kapasitas angkut beban hingga 26 ton, kecepatan jelajah mencapai 470 knot, serta mampu beroperasi dari landasan pacu darurat atau tanah keras yang belum terawat.

Mendukung Berbagai Misi

Armada baru ini diproyeksikan untuk mendukung berbagai misi mendesak, mulai dari pengangkutan pasukan dan logistik, misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, hingga pemadam kebakaran.

Integrasi operasional KC-390 juga diselaraskan dengan rencana akuisisi jet tempur Saab Gripen oleh Kolombia. Konektivitas dan sistem interoperabilitas pada KC-390 memungkinkan pesawat ini beroperasi secara optimal mendampingi armada tempur Gripen baru tersebut.

Baca Juga: Intip Angkatan Udara Negara Amerika Latin (5): Kolombia

Presiden dan CEO Embraer Defense & Security, Bosco da Costa Junior, menyambut baik keputusan Kolombia dan menegaskan bahwa kesepakatan ini memperkuat kemitraan pertahanan yang telah terjalin selama lebih dari 35 tahun, sejak Kolombia pertama kali mengoperasikan pesawat EMB-312 Tucano dan A-29 Super Tucano.

Dengan kesepakatan ini, Kolombia menjadi negara Amerika Latin pertama di luar Brasil yang resmi memesan KC-390 Millennium. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *