Drone Siluman XQ-58 Valkyrie Jatuh saat Uji Coba, Kratos Hentikan Sementara Penerbangan
USAFAIRSPACE REVIEW – Sebuah drone otonom siluman XQ-58 Valkyrie dilaporkan jatuh saat lepas landas di Dugway Proving Ground milik Angkatan Darat Amerika Serikat di Utah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Menurut produsen pesawat tersebut, Kratos, insiden terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat ketika pesawat terbang dalam “konfigurasi uji coba” sebagai bagian dari kegiatan riset dan pengembangan yang didanai secara internal oleh perusahaan.
Pihak Kratos menyatakan tidak ada korban jiwa atau cedera dalam insiden ini, serta tidak ada kerusakan pada bangunan di area pangkalan. Sebagai langkah pencegahan dan keselamatan, operasional uji terbang untuk sistem ini dihentikan sementara selama investigasi penyebab kecelakaan berlangsung.
Juru bicara pangkalan di Dugway membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa drone yang jatuh bukanlah milik atau dioperasikan oleh militer AS.
Pangkalan Michael Army Airfield di Dugway sendiri dikenal sebagai pusat utama pengujian pesawat nirawak, baik oleh militer AS maupun perusahaan swasta, selain berfungsi untuk evaluasi pertahanan ancaman kimia dan biologi.
Versi CTOL
Meskipun Kratos menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai konfigurasi spesifik drone demi menjaga proses penyelidikan, keterangan mengenai proses lepas landas dari landasan pacu mengindikasikan bahwa drone tersebut merupakan salah satu varian yang dikembangkan untuk mampu beroperasi dari landasan tradisional, tulis TWZ.
Varian awal Valkyrie yang terbang sejak 2019 umumnya menggunakan peluncur statis berkecepatan roket dan parasut untuk mendarat. Namun, Kratos belakangan mengembangkan troli peluncur khusus serta varian Conventional Takeoff and Landing (CTOL) atau MQ-58B yang dilengkapi roda pendaratan internal.
Varian CTOL ini dikembangkan salah satunya untuk memenuhi kebutuhan Korps Marinir AS (USMC) dalam program Collaborative Combat Aircraft (CCA), dengan target pengiriman pertama diperkirakan pada tahun 2029.
Selain itu, lini pesawat Valkyrie juga terus menarik minat global, termasuk kemitraan Kratos dengan Airbus untuk memasok varian ini ke Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe).
Tidak Menghentikan Pengembangan
President Unmanned Systems Division Kratos, Steve Fendley, menjelaskan bahwa pengujian yang dilakukan selalu bertujuan untuk mendorong batas kemampuan sistem dan memenuhi kebutuhan misi pelanggan.
Menurutnya, Kratos menerapkan pendekatan gaya Silicon Valley dalam pengujian modern, yaitu bergerak cepat, belajar dari kegagalan yang terjadi di lapangan, dan melangkah maju.
Pendekatan ini dinilai jauh lebih cepat dalam menghasilkan pengembangan teknologi dibanding metode tradisional yang minim toleransi terhadap kesalahan, sehingga Kratos berencana segera melanjutkan pengujian menggunakan unit cadangan setelah proses investigasi selesai. (PN)
