Perluas Pangkalan di Gomel, Belarus Tambah Unit Tempur Brigade Serbu Udara Ke-37

Brigade Serbu Udara Ke-37 BelarusPravda.com.ua
Brigade Serbu Udara Ke-37 Belarus.

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Belarus dilaporkan tengah memperluas Brigade Serbu Udara Terpisah Ke-37 Pengawal di dekat Gomel, wilayah selatan Belarus, sekitar 40 km dari perbatasan Ukraina. Berdasarkan laporan yang dikutip dari VoenTV, langkah ekspansi ini bertujuan untuk mengubah formasi yang semula terbatas menjadi kelompok tempur yang lebih mandiri.

Brigade tersebut kini diperkuat dengan Batalyon Manuver kedua, serta unit artileri, pertahanan udara, pengintaian, dan bantuan tempur internal. Peningkatan struktur ini dirancang agar brigade ini memiliki fleksibilitas manuver, identifikasi sasaran, dan dukungan tembakan mandiri tanpa perlu bergantung sepenuhnya pada unit dari luar.

Pembangunan pangkalan militer permanen untuk Brigade Serbu Udara telah berlangsung di Distrik Gomel sejak tahun 2023, di mana pemerintah Belarusia memperpanjang pendanaan negara untuk kompleks militer dan area latihan tersebut hingga tahun 2028.

Selain itu, pembangunan area latihan di dekat stasiun kereta api Yakimauka juga dilaporkan mulai dilakukan pada awal tahun 2026. Keberadaan akses jalur kereta api ini dinilai mempermudah pengiriman kendaraan lapis baja, roket, serta logistik militer.

Di Bawah Pasukan Operasi Khusus

Meskipun demikian, belum ada bukti publik yang menunjukkan selesainya pembangunan fasilitas penyimpanan amunisi, pemeliharaan, maupun markas komando tingkat brigada di lokasi tersebut.

Secara kelembagaan, Brigade Ke-37 diproyeksikan menjadi formasi utama keempat di bawah Pasukan Operasi Khusus Belarus, mendampingi brigade serbu udara dan lintas udara lainnya yang sudah ada. Walaupun disebut sebagai unit operasi khusus, formasi sejenis di Belarus umumnya beroperasi sebagai pasukan mekanis ringan.

Hingga saat ini, kekuatan personel dan jumlah pasti armada kendaraan untuk Brigade Ke-37 belum diumumkan secara resmi. Sebagai perbandingan, Pasukan Operasi Khusus Belarus sebelumnya menerima pengiriman 34 unit kendaraan pengangkut personel lapis baja BTR-82A buatan Rusia pada awal tahun 2023. Jika Brigade Ke-37 dikonfigurasi secara serupa, dibutuhkan setidaknya puluhan unit BTR-82A atau varian BTR generasi sebelumnya seperti BTR-80 dan BTR-70 sebagai solusi sementara.

Penambahan unit artileri dan pertahanan udara internal menjadi komponen vital yang menentukan kapabilitas tempur brigade ini. Pada unit udara Belarus lainnya, dukungan tembakan biasanya mengandalkan meriam tarik D-30 122 mm, mortar Nona-M1 120 mm, serta peluncur roket BM-21 Grad.

Dilengkapi Sistem Pertahanan Udara

Sementara itu, untuk unit pertahanan udara, brigade ini diperkirakan akan dilengkapi dengan sistem pertahanan jarak pendek guna melindungi pos komando dan artileri dari ancaman helikopter serta drone. Kendati demikian, belum ada indikasi bahwa brigada ini akan menerima sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah seperti Tor-M2K.

Secara operasional, pembentukan Brigade Serbu Udara Ke-37 memberikan Belarus cadangan bergerak permanen di wilayah selatan untuk mengamankan persimpangan jalan, jalur kereta api, memperkuat pasukan perbatasan, serta menghadapi kelompok pengintai skala kecil.

Namun, berdasarkan ketersediaan perlengkapan saat ini, brigade tersebut tidak dirancang sebagai kekuatan independen untuk serangan ofensif jangka panjang ke Ukraina utara karena tidak didukung oleh batalyon tank, artileri bergerak (self-propelled), maupun logistik tempur tingkat tinggi.

Indikator utama kesiapan tempur brigade ini ke depan akan sangat bergantung pada pengiriman alutsista, latihan tembak langsung, serta penumpukan stok amunisi di pangkalan tersebut, menurut laporan media setempat. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *